Potensi Zakat PNS Kulonprogo Rp 15 Miliar Setahun

157

KORANBERNAS.ID — Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo akan berupaya mengoptimalkan zakat, infak dan shadaqah (ZIS) dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab setempat. Potensi ZIS dari PNS  setahun bisa mencapai Rp 15 miliar namun saat ini baru bisa Rp 4 miliar.

“Gaji PNS di Kulonprogo dalam satu tahun mencapai Rp 625 miliar sehinggga mestinya ZIS dapat mencapai Rp 15 miliar, yakni 2,5 persen dari Rp 625 miliar,” ungkapnya.

Apabila 2,5 persen saja maka paling tidak mencapai Rp 15 miliar. “Jadi harusnya ZIS di Kulonprogo Rp 15 miliar, tapi sekarang satu tahun baru tercapai sekitar Rp 4 miliar,” kata Hasto belum lama ini.

ZIS sangat bermanfaat untuk disalurkan guna membantu dan menolong warga tidak mampu. Dia berharap PNS di lingkungan Pemkab Kulonprogo mengoptimalkan penghimpunan ZIS.

Baca Juga :  Pramuka Tempat Mendidik Calon Pemimpin Bangsa

Cara itu ditempuh antara lain melalui penandatanganan pakta integritas oleh para PNS saat pelantikan jabatan. Pakta integritas tersebut juga berisi kerelaan menyisihkan ZIS dari gaji yang diterima.

“Untuk mengoptimalkan ini, setiap kali pelantikan tanda tangan pakta integritas, langsung kita (koordinasikan) bendahara langsung dipotong lewat Baznas. Target kalau bisa mencapai Rp 10 miliar sudah bagus, sekarang baru mencapai Rp 4 miliar,” tambahnya.

Pengurus Baznas Kulonprogo  Rr Widiastuti menjelaskan, bupati  sudah mengeluarkan surat edaran terkait ZIS Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS di lingkungan Pemkab.

Dalam pelaksanaannya, ada yang sudah membayar 2,5 persen dari gaji yang diterima tetapi banyak juga yang baru menyisihkan infak dan sedekah saja.

Baca Juga :  Berkat Fingerprint, Identitas Perempuan Misterius Ini Terungkap

Untuk OPD (Organisasi Perangkat Daerah) masih ada beberapa yang masih kosong, artinya belum menyetorkan ZIS-nya, diharapkan tahun ini mulai ada perkembangan.

“Setiap ada pelantikan pejabat, Pak Bupati juga sudah mengimbau terkait kesanggupan untuk membayar zakat tersebut,” tuturnya.

Terpisah, Ketua Baznas Kulonprogo, Abdul Madjid, menyambut baik upaya Pemkab untuk mengoptimalkan penghimpunan ZIS dari PNS di lingkungan Pemkab Kulonprogo.

Inilah bukti keseriusan bupati dan jajarannya dalam penghimpunan ZIS yang dikelola untuk program pengentasan kemiskinan.

“Bantuan kepada warga kurang mampu itu melalui Bedah Rumah setiap Ahad yang dilakukan sepanjang tahun. Pelaksanaannya melibatkan Baznas,” katanya.

Menurut Abdul Madjid, Pemda dan Baznas saling melengkapi dalam pengelolaan ZIS dan sama-sama bertujuan mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan. (sol)