PPM FBS UNY Membina Ketoprak Lesung Desa Budaya Glondong

552
Roro Jonggrang tengah dihibur tiga abdinya dalam pentas Ketoprak Gejog Lesung dengan lakon Kidung Asmara Bandung Bondowoso. Pentas ini diiringi gejog lesung. (Foto: Putut Wiryawan/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Program Pengabdian Masyarakat Fakultas Bahasa dan Seni UNY, didedikasikan antara lain untuk mendorong upaya pelestarian seni tradisional. Seni gejog lesung di Pedukuhan Glondong, Desa Tirtomartani, Kecamatan Kalasan adalah salah satu desa yang mendapat pendampingan dosen dan mahasiswa FBS UNY, khususnya dari Prodi Seni Musik dan Prodi Seni Tari.
“Kami siap membantu masyarakat yang memerlukan dukungan dari FBS UNY. Ini adalah salah satu tugas kami sebagai masyarakat kampus,” ujar Dekan FBS UNY Dr. Widyastuti Purbani Sabtu malam (7/10/2017) di pelataran Candi Kalasan, ketika memberi sambutan pada pentas ketoprak gejog lesung dengan lakon “Kidung Asmara Bandung Bondowoso”.

BPCB Terbuka

Sementara itu Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya Yogyakarta Ani Setiastuti, M.Si., mengatakan, BPCB Yogyakarta terbuka bagi masyarakat yang ingin menggunakan area kompleks Candi Kalasan untuk kegiatan seni budaya. “Syaratnya harus seni tradisi. Bukan seni kontemporer,” ujarnya.

Dalam pentas budaya Sabtu malam, ditampilkan juga berbagai potensi seni budaya setempat. (iry)