Prambanan Klaten Berjuang Keras APBDes 2018 Final Akhir 2017

398
Kasi Tata Pemerintahan Kecamatan Prambanan, Puspa saat memberikam paparan RAPBDes di Aula Kecamatan Prambanan, Selasa (19/12/2017) siang. (Masal Gurusinga/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID—Sebanyak 16 desa di wilayah Kecamatan Prambanan Kabupaten Klaten ditargetkan telah memiliki APBDes 2018 paling lambat 29 Desember 2017. Jika itu bisa dilakukan, maka kegiatan 2018 di masing-masing desa bisa dilaksanakan pada 1 Januari 2018

“Target kami sebelum 31 Desember semua desa telah memiliki APBDes. Sehingga 1 Januari 2018 kegiatan yang sudah direncanakan di 2018 bisa dilaksanakan,”kata Camat Prambaman Suhardi di Aula Kecamatan Prambanan, Selasa (19/12/2017) siang

Ditambahkan target 29 Desember memang harus disinkronkan melalui kegiatan paparan RAPDes oleh masing-masing desa. Proses paparan RAPBDes butuh beberapa hari dan ditargetkan selesai Rabu (20/12/2017).

Setelah paparan selesai akan dilanjutkan input data yang diperkirakan berlangsung sekitar 2 hingga 3 hari.

Suhardi mengakui proses penyusunan RAPBDes wilayahnya tidak semudah yang dibayangkan karena adanya beberapa faktor yang mempengaruhi, seperti sumber daya manusia, anggaran dan lain sebagainya.

Wilayah Kecamatan Prambanan yang terdiri dari 16 desa memiliki kondisi dan potensi yang berbeda-beda. Namun besarnya dana desa dan ADD yang diterima hampir sama

Jika dana desa yang diterima antara Rp 700 juta hingga Rp 800 juta per desa maka ADD sekitar Rp 350 juta per desa. Yang membedakan hanya Pendapatan Asli Desa (PAD)

Sementara itu Bendahara Desa Tlogo Sukoco mengatakan di Tlogo saat ini tidak ada Sekretaris Desa (sekdes) definitif. Padahal penyusunan RAPBDes tugasnya sekdes. (SM)