Produk-produk Indonesia Ini Siap Masuk ke Namibia

94
Dubes RI untuk Windhoek bersama pengunjung pameran NTE 2018. (istimewa)

KORANBERNAS.ID–KBRI Windhoek menjad salah satu dari 178 peserta pameran, yang berhasil mendapat penghargaan Gold di Namibia Tourism Expo (NTE) 2018 yang diselenggarakan pada 30 Mei – 2 Juni 2018. Prestasi ini, sekaligus mengawali deretan produk-produk Indonesia untuk masuk ke pasar Namibia.

Keterangan resmi dari KBRI Namibia yang diterima redaksi menyebutkan, pemenang Gold Award yang hanya berjumlah 9 stan dinilai dari aspek kreativitas, tampilan stand, kesesuaian tema, serta layanan interaksi dengan pengunjung.

Dalam promosi wisata Indonesia, KBRI menonjolkan keindahan wisata Bali, Raja Ampat, serta 10 destinasi wisata baru lainnya. KBRI juga terus mempromosikan kebijakan bebas visa untuk kunjungan 30 hari ke Indonesia bagi warga Namibia.

Tidak hanya itu, KBRI juga bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) KBRI Windhoek menampilkan barang-barang kerajinan Indonesia, dan kain serta baju batik. Stan KBRI juga menampilkan produk-produk dagang Indonesia yang memiliki potensi ataupun siap masuk pasar Namibia.

Baca Juga :  Ingin Lihat Ibu Pengabdi Setan ? Ke Margamukti Saja

Free tasting untuk beberapa produk andalan Indonesia seperti Indomie dan Good Day Cappuccino serta Fine Choco mendapatkan sambutan luar biasa positif dari para pengunjung. Indomie akan mulai beredar di Namibia Juni 2018 melalui distributor lokal Future Image Investment. Sedangkan produk minuman kopi dan coklat merupakan andalan dari PT Kapal Api Global yang sedang melakukan penjajakan pasar Namibia.

Produk-produk lain yang ikut ditampilkan seperti produk kecantikan merk Purbasari, produk olahan kelapa dari PT. Tri Jaya Tangguh, bumbu kemasan dari PT. Berkah Pangan Mandiri, produk kecantikan dari PT. Ocean Fresh, produk biskuit dari PT Langgeng Pangan Makmur, produk kesehatan dari PT. Kalbe Farma dan Mensa Group juga mendapatkan respon positif dari para pengunjung.

Baca Juga :  Jamaah Ar-Rahmah Khataman di Mekkah

Selain mengungkapkan kekaguman akan budaya Indonesia, banyak pengunjung meminati produk-produk yang dipamerkan dan tertarik menjadi mitra bisnis Indonesia.

Untuk itu, kesempatan pameran ini juga dipergunakan oleh KBRI Windhoek juga mempromosikan kegiatan tahunan Trade Expo Indonesia (TEI) yang akan berlangsung di Indonesia pada 24 – 28 Oktober 2018 mendatang.

Selama 4 hari, total pengunjung NTE 2018 mencapai 19.000 orang. Diharapkan keikutsertaan KBRI Windhoek pada NTE 2018 dapat mendongkrak jumlah wisatawan Namibia ke Indonesia.(*/SM)