Program Angkutan Umum Gratis Belum Berjalan

173

KORANBERNAS.ID–Program angkutan  umum gratis bagi pelajar  dan warga miskin di Kabupaten Kebumen tahun 2018 belum berjalan.  Setidaknya  hal itu terjadi di Kecamatan  Alian. Belum ada awak  angkutan umum pedesaan yang melayani warga penerima manfaat hingga Kamis (15/03/2018).

Seorang awak angkutan umum pedesaan rute Kebumen -Krakal (Alian) di Terminal Non Bus Kebumen, Ahmad,  mengungkapkan, petugas Dinas  Perhubungan, pekan pertama Januari 2018, menyebar stiker untuk peserta angkutan umum gratis.

Stiker yang berisi pemberitahuan, sudah dipasang awak angkutan di bagian depan dan belakang mobil.

“Saya sudah pasang,“ kata Ahmad sambil menunjuk  stiker di mini bus yang ia bawa.

Namun hingga sekarang, belum ada kabar  program kelanjutan tahun lalu masih ada atau dihentikan. Ia berharap, ada penjelasan tentang program itu sesegera mungkin, sehingga tidak menanti nanti.

“Belum ada penumpang yang membayar dengan kupon,“ kata Ahmad.

Kepala  Bidang Angkutan pada Dinas Perhubungan Kebumen Rison Sihotang kepada koranbernas.id menjelaskan,  pihaknya  sudah menyerahkan kupon  untuk penerima manfaat melalui mitra program Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan petugas Program Keluarga Harapan (PKH).

Dari 26 kecamatan di Kebumen,  ada  2 kecamatan, yakni Adimulyo dan  Poncowarno yang tidak dibagikan kupon, karena  tidak ada angkutan umum yang melayani.

Jika sampai sekarang belum ada penerima manfaat yang memanfaatkan program ini, kemungkinan mereka  memang belum  memanfaatkan program ini.

“Kupon sudah kami serahkan ke mitra kami,”kata Rison Sihotang.

Menanggapi  hal itu, Kepala  Dinas  Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana A Dwi Budi Satrio membenarkan,  TKSK dan PKH telah menerima kupon dari Dinas Perhubungan Kebumen. Karena  setiap penerima manfaat wajib menunjukan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan surat keterangan tidak mampu, beberapa kecamatan penerima manfaat, masih  dalam proses melengkapi.

Program angkutan umum gratis salah satu program pengentasan kemiskinan  di Kebumen.  Program ini dilaksanakan  Dinas Perhubungan dan Koperasi Trans Kebumen.   Pagu anggatan prporam ini, tahun anggaran 2018 mencapai Rp 5 miliar.  (SM)