Program Kependudukan Perlu Data Akurat

125
Sebagian dari peserta Temu Kerja Regional I  Data dan Informasi BKKBN 16 provinsi dan kabupaten kota. (arie giyarto/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Lebih dari 200 orang pengelola data dan informasi Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) sejak Minggu hingga Selasa (29- 31/07/2018) berada di Yogyakarta.

Mereka yang berasal dari 16 provinsi dan kabupaten/kota itu mengikuti kegiatan temu Kerja Regional I tahun 2018. Acara yang berlangsung di Sahid Hotel Babarsari itu dibuka oleh Plt Kepala BKKBN Pusat, dr Sigit Priohutomo MPH.

Kepala BKKBN pusat maupun Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam sambutan tertulis dibacakan Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Ir Gatot Saptadi menekankan pentingnya akurasi data dan informasi sebagai acuan pengambilan kebijakan.

Apalagi data yang ada di rumah data sudah menggunakan sistem komputerisasi, bukan lagi cara manual. Sehingga setiap perkembangan bisa segera di-update.

Penampilan para Duta Genre pada pembukaan Temu Kerja. (arie giyarto/koranbernas.id)

“Anda harus bangga, kita punya data by name by adress yang juga digunakan oleh institusi lain,” kata dr Sigit. Dia mengajak semuanya untuk selalu meningkatkan pemahaman dan keterampilan mengelola data dan informasi sesuai dengan perkembangan teknologi.

Baca Juga :  Permintaan Darah di Sleman Capai Ribuan Kantong

Kepala Kantor Perwakilan BKKBN DIY Drs Bambang Marsudi MM menjawab pertanyaan koranbernas.id menyatakan, saat ini  semua Kampung KB di DIY sudah mempunyai rumah data dan informasi KKBPK.

Terdapat data bina keluarga balita, bina keluarga lansia, bina keluarga remaja dan semua data yang berkait dengan KKBPK. Keberadaannya akan terus dikembangkan dan akurasinya terus disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan.

Kepala Kantor Perwakilan BKKBN DIY Drs Bambang Marsudi MM. (arie giyarto/koranbernas.id)

Selain mendapatkan berbagai materi di kelas, Senin (30/07/2018) peserta meninjau lapangan yaitu di Kampung KB Dusun Jasem Desa Sidomulyo Kecamatan Piyungan Kabupaten Bantul.

Selain melihat Rumah Data Keluarga dan kegiatan masyarakat Jasem mendukung keberhasilan KB dan pembangunan keluarga, peserta juga menyaksikan kiprah warga setempat dalam berbagai  kegiatan.

Baca Juga :  Sultan Ingatkan Fungsi Taman Budaya, Apa Saja ?

Jasem merupakan salah satu Kampung KB yang dibentuk awal bersama dengan Kampung KB di empat kabupaten kota se-DIY. Upacara pembukaan dimeriahkan penampilan para Duta Genre DIY yang membawakan gerak dan nyanyi. (sol)