PT Angkasa Pura Tunggu Surat Perintah

190
Hasto Wardoyo dan Agus Pandu Purnama memberi penjelasan ke wartawan. (sri widodo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Ada beberapa petak tanah bandara yang belum berani disentuh oleh PT Angkasa Pura (AP) karena masih menunggu surat perintah pengosongan dari Pengadilan Negeri Wates.

Terkait itu, Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo menyatakan akan bersikap tegas melakukan eksekusi pengosongan lahan yang tersisa.

“Bersikap tegas bukan berarti harus dengan kekerasan. Bersikap tegas sesuai dengan koridor hukum. Tim kita masih melakukan pendekatan dan komunikasi dengan mereka yang bertahan di dalam lokasi IPL,”  ujar Hasto, Sabtu (31/03/2018).

Dia juga menegaskan penutupan Jalan Daendels bukan merupakan bentuk kekejaman melainkan bagian dari pekerjaan besar pembangunan New Yogyakarta International Airport, untuk masyarakat DIY.

Penutupan jalan dilakukan karena terdapat kendaraan berat dalam jumlah yang banyak. Lokasi bandara  juga akan dilakukan pengurugan.

Hasto berharap beberapa warga yang masih bertahan agar menyadari keadaan sehingga bersedia keluar secara baik-baik.

Ketika didesak wartawan andai warga tetap pokoke menolak,  Hasto menyatakan akan ambil beberapa langkah alternatif.

“Kalau pokoke bertahan ya terpaksa. Dari beberapa alternatif akan kita pilih yang paling kecil risiko dan kerugiannya,” katanya tanpa menyebut apa saja alternatif itu.

Di bagian lain Hasto menjelaskan, yang tidak kalah penting dilakukan Pemkab adalah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) masyarakat sekitar.

Tujuannya supaya mereka dapat bergabung dalam dinamika pembangunan NYIA, mulai dari berbagai pelatihan dan pendidikan hingga menanamkan jiwa dan semangat wirausaha.

General Manager Bandara Adisutjipta, Agus Pandu Purnama selaku juru bicara  proyek menyatakan mendukung langkah Pemkab Kulonprogo beserta jajarannya.

Pandu menjelaskan pada April ini proyek benar-benar akan mulai kerja keras. “Pemadatan lokasi landasan pacu sudah tinggal sehari dua hari. Pemadatan penting sekali agar di dasar landasan pacu tidak ada rongga sedikit pun bila ada gempa,” jelasnya. (sol)