PT Bertanggungjawab Merawat Keberagaman Bangsa

189

KORANBERNAS.ID — Tak hanya menjadi tempat belajar secara akademik, perguruan tinggi (PT) memiliki tanggungjawab yang sangat penting pada saat ini. Salah satunya adalah mampu berperan dalam merawat keberagaman bangsa.

Peran itu sangat penting karena sekarang ini semakin berkembang paham radikalisme. Kampus menjadi salah satu tempat muncul dan berkembangnya paham tersebut.

“Hal ini seolah bertentangan dengan nilai-nilai dan prinsip yang diperjuangkan oleh perguruan tinggi yang mencakup obyektivitas, keterbukaan, serta kejujuran dan tentu saja berseberangan dengan subyektivitas, ketertutupan dan kemunafikan,” ungkap Johanes Eka Priyatma PhD, Rektor Universitas Sanata Dharma (USD) dalam wisuda 1.003 lulusan program Sarjana (S1), Magister (S2), Doktor (S3), Program Profesi dan Kursus di kampus setempat, Sabtu (9/9/2017).

Baca Juga :  Pertama Kali, UNY Gelar Pekan Raya Mahasiswa Pasca Sarjana Nasional  

Menurut Eka, keberagaman merupakan keistimewaan yang dimiliki bangsa Indonesia. Karenanya perlu untuk disyukuri dan diperjuangkan terus menerus.

Keberagaman menjadikan bangsa ini sebagai bangsa yang kaya. Dengan keberagaman itu maka Indonesia mempuyai kesempatan untuk saling belajar dan menumbuhkan satu sama lain.

“Tidak mengherankan, keseragaman yang pernah dianut oleh beberapa negara akhirnya berujung kepada kemandegan dan bahkan kehancuran,” tandasnya.

Eka menambahkan, realitas Indonesia sebagai negara yang beragam bahkan menjadi identitas bangsa yang paling menonjol. Indonesia tanpa keberagaman bukanlah Indonesia sehingga semboyan Bhineka Tunggal Ika telah sejak lama ada, bahkan jauh sebelum Indonesia merdeka.

Karenanya generasi muda, termasuk lulusan PT harus mampu memperjuangkan nilai-nilai dasar seperti mencintai kebenaran, memperjuangkan keadilan, menghargai keberagaman dan menjunjung tinggi keluhuran keluhuran martabat manusia.

Baca Juga :  Inilah Nilai Plus Kuliah di PTKIN

“Nilai-nilai itu saling mengait satu dengan lain dan sudah semestinya menjadi orientasi kiprah wisudawan di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Sementara Ketua Panitia Wisuda, Agustinus Sutrisna menjelaskan jumlah lulusan semua program studi (prodi) mulai Maret hingga Juli 2017 sebanyak 1.222 orang.

“Dari semua lulusan yang ada, sejumlah 1.003 orang atau 88,37 persen mengikti wisuda periode ini,” imbuhnya.(yve)