PT KAI Menambah Petugas Pemeriksa Rel

499
Rel KA kawasan stasiun Lempuyangan. Antisipasi musim hujan, PT KAI Daop 6 menambah petugas pemeriksa rel dan palang pintu. (istimewa)

KORANBERNAS.ID – Hujan lebat yang mengguyur wilayah DIY dan wilayah-wilayah lain di Jawa Tengah maupun Jawa Timur menimbulkan banjir dan tanah longsor di sejumlah tempat.

Di Yogyakarta sendiri, hujan yang turun sejak Selasa (28/11/2017) pagi hingga Rabu (29/11/2017) pagi, masih terus mengguyur.

Terkait hujan yang dalam beberapa hari terakhir seperti beruntun tanpa henti, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operas (Daop) 6 Yogyakarta sudah melakukan antisipasi.

“Untuk antisipasi musim hujan kita sudah menambah petugas, terutama petugas palang pintu dan pemeriksa jalan rel. Biasanya yang bertugas 400 orang ditambah lagi 91 petugas,” ungkap Eko Budiyanto, Manager Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Selasa (28/11/2017) kepada wartawan di sela-sela kegiatan rafting bersama media di Kali Elo Magelang Jawa Tengah.

Menurut dia, pada dasarnya jalan rel di wilayah Daop 6 Yogyakarta dalam kondisi bagus karena tanahnya sudah mapan. Selain itu, juga sudah double track dan drainasenya bagus. “Untuk Daop 6 relatif tidak rawan,” ungkapnya.

Namun demikian antisipasi tetap harus dilakukan. Selama 24 jam para petugas PT KAI melakukan pemantauan kondisi rel. Apabila ada satu saja bantalan rel yang patah maka langsung ditindaklanjuti oleh para petugas.

Pengawasan di palang pintu kereta api juga ditingkatkan. Hingga saat ini masih ada sekitar 500-an perlintasan kereta api yang tidak dijaga oleh petugas.

Pada bagian lain soal persiapan angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2018, Eko Budiyanto menyampaikan, pihaknya menambah enam kereta tambahan dengan kapasitas 3.000 lebih tempat duduk.

Tiket KA tambahan ini sudah dijual sejak 1 November 2017 dan sudah terjual sekitar 80 persen karena bertepatan dengan masa liburan panjang dan libur anak sekolah. (sol)