Ramadan Penggerak Ekonomi Nasional

137
Bupati Bantul Drs H Suharsono didampingi TPID DIY memantau harga komoditas pokok di Pasar Bantul, Jumat (11/05/2018). (sari wijaya/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID – Enam hari menjelang bulan suci Ramadan 1439 H, stok kebutuhan bahan-bahan pangan di wilayah Kabupaten Bantul mencukupi.

Berdasarkan pantauan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) DIY, Bupati Bantul Drs H Suharsono dan Dinas Perdagangan Bantul,  diketahui pedagang tidak kesulitan kulakan komoditas vital masyarakat seperti beras, telur, daging, ayam serta bumbu masak.

Harganya juga reatif stabil, kalaupun naik masih pada tahap wajar. Bahkan ada komoditas justru mengalami penurunan harga.

“Datangnya bulan Ramadan akan menjadi penggerak perekonomian nasional yang luar biasa, karena aktivitas jual beli masyarakat dipastikan meningkat,” kata bupati.

Menyikapi  kondisi demikian, inflasi menjadi salah satu indikator makro ekonomi yang sangat penting untuk menunjukkan leval kesehatan ekonomi masyarakat.

“Untuk itulah perlunya menekan inflasi dengan menjaga pasokan pangan terkait volatile food (gejolak harga pangan). Yang dilakukan Pemkab Bantul adalah meningkatkan infrastuktur  pertanian lewat pembangunan dan pemeliharaan sistem irigasi, bantuan benih dan kebijakan lainnya,” jelasnya.

Ketua III TPID DIY,  Budi Hanoto dari Bank Indonesia (BI) Yogyakarta mengatakan pantauan terhadap 32 komoditas diketahui 13 item mengalami penurunan harga, 9 mengalami kenaikan, sisanya relatif stabil.

“Yang naik daging ayam, daging sapi, telur dan bawang merah. Kebanyakan pedagang mengatakan kenaikan terjadi karena kebutuhan yang meningkat. Mereka tidak mengalami kesulitan stok,” katanya.

Seorang pedagang ayam, Limayana, mengatakan ayam potong harganya dari Rp 32.000 per kilogram menjadi Rp 34.000.

Ayam kampung dari sebelumnya Rp 60.000 per kilogram kini menjadi Rp 65.000 per kilogram bahkan tiga hari ini mencapai Rp 70.000 per kilogram.

Ponirah, pedagang daging sapi mengatakan, harga di tempatnya masih stabil Rp 118.000 per kilogram. Biasanya ada kenaikan harga tiga hari menjelang Ramadan. “Sekarang belum ada kenaikan berarti,” katanya. (sol)