Rasa Dongkol Picu Munculnya Berbagai Penyakit

103
Syawalan Keluarga Besar DPRD DIY, Kamis (21/06/2018). (sholihul hadi/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Perasaan mangkel atau dongkol yang kemudian disimpan jadi dendam menjadi pemicu munculnya berbagai penyakit. Untuk mencegahnya, seseorang harus bisa menjadi pribadi yang suka memberi maaf.

“Dalam salah satu bukunya, Prof Quraisy Shihab menyebutkan di dalam Al Quran hanya ada perintah memberi maaf, bukan meminta maaf,” ujar H Fakhrudin SAg, Kamis (21/08/2018), di Gedung DPRD DIY.

Berbicara di hadapan anggota DPRD DIY pada acara Syawalan Keluarga Besar DPRD DIY, Sekretariat DPRD DIY dan Wartawan Unit DPRD DIY Idul Fitri 1439 Hijriyah, lebih lanjut dia menyampaikan, orang yang terbiasa menyimpan mangkel sama halnya meletakkan beban berat di hatinya.

Menurut Fakhrudin, terdapat hubungan yang signifikan antara hati, pikiran dan kesehatan tubuh. Artinya, orang yang sudah terbiasa menyimpan perasaan mangkel otomatis raut wajahnya tidak enak dipandang.

Baca Juga :  Gunungkidul Jadi Gudang Dalang Wayang Kulit

“Semakin banyak yang dimangkeli beban itu makin berat. Orang mangkel wajahnya nyebahi. Suami istri anane ming mangkel, mecucu terus. Jika beban berat itu numpuk maka akan menjadi penyakit,” ujarnya.

Sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah SAW, salah satu cara untuk menghindari perasaan dongkol adalah selalu bersikap husnudon atau berbaik sangka.

Inilah pentingnya setiap orang untuk ngaji, agar terbangun kesadaran untuk tidak selalu mencari-cari kesalahan orang lain. (sol)