Ratusan Pebulutangkis Muda Perebutkan Susi Susanti

314
Sejumlah pebulutangkis muda dari Indonesia, Malaysia dan Korsel berfoto dalam persiapan Blibli.com Superliga Junior 2017 di Grand Artos Hotel & Convention Magelang, Senin (04/12/2017). (yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID –Sekitar 200 pebulutangkis muda dari tiga negara seperti Indonesia, Malaysia dan Korea Selatan bersaing menjadi yang terbaik di nomor beregu dalam Blibli.com Superliga Junior 2017 di GOR Djarum Magelang, 5-10 Desember 2017. Berasal dari puluhan klub bulutangkis papan atas, mereka memperebutkan Piala Susi Susanti dan Piala Liem Swie King.

Untuk kelompok umur U19, atlet muda dari Malaysia, Jepang dan Korea turun menguji kemampuan mereka. Selain U19, untuk pertama kalinya, turnamen dengan format Piala Thomas dan Piala Uber ini mempertandingkan kelompok umur U17.

Dalam superliga kali kedua tersebut, Djarum Kudus menjadi unggulan teratas di nomor beregu putra U19, diikuti oleh Jaya Raya Jakarta, Exist Jakarta, SGS PLN Bandung, Korea, Mutiara Cardinal, Malaysia dan Jepang. Sementara di beregu putri Jaya Raya menempati unggulan pertama, disusul oleh Djarum Kudus, Mutiara Cardinal, Korea, Exist Jakarta, SGS PLN Bandung, Malaysia dan Jepang.

Untuk kategori U-17 putra, Exist Jakarta yang menjadi unggulan teratas. Disusul oleh Djarum Kudus, Jaya Raya Jakarta, Mutaira Cardinal, FIFA Badmitnon Club, CWIBC dan SGS PLN Bandung. Sedangkan di kategori putri U17 Djarum Kudus berada di posisi teratas unggulan. Disusul oleh Exist Jakarta, Jaya Raya Jakarta, Mutiara Cardinal, FIFA Badminton Club, SGS PLN Bandung, CWIBC dan Sarwendah.

Persaingan di arena semakin memanas dengan hadirnya atlet muda andalan masing-masing klub. Misalnya Gregoria Mariska Tunjung yang akan menjadi ujung tombak Mutiara Cardinal dan Pitha Haningtyas Mentari yang akan memperkuat Jaya Raya. Atlet spesialis ganda yang berhasil meraih gelar juara Kejuaraan Dunia Junior (WJC) ini akan menjadi motor bersama dengan Asty Dwi Widyaningrum dan Sri Fatmawati.

Sementara di sektor putra Djarum Kudus patut diwaspadai. Berkekuatan atlet-atlet yang memperkuat tim Indonesia di WJC 2017 seperti Alberto Alvin Yulianto, Ikhsan Leonardo Rumbay dan Rinov Rivaldy sepertinya akan menjadi pencetak poin bagi klub yang bermarkas di Kudus ini.

“Bulutangkis memiliki event beregu seperti Piala Sudirman, Piala Thomas, Piala Uber dan nomor beregu di turnamen multi event seperti SEA Games. Superliga Junior ini diharapkan bisa memberi bekal kepada atlet-atlet muda untuk terbiasa bermain di nomor beregu, karena merekalah nanti yang akan menjadi andalan kita di turnamen-turnamen tersebut di masa yang akan datang,” ujar Direktur Superliga, Achmad Budiharto di Grand Artos Hotel & Convention Magelang, Senin (04/12/2017).

Kejuaraan itu menjanjikan total hadiah sebesar Rp 610 juta. Di kategori U-19 yang memperebutkan Piala Liem Swie King dan Piala Susi Susanti, masing-masing kategori akan mendapatkan hadiah sebagai Juara I Rp 100 juta, Juara II Rp 50 juta, dan Juara III bersama Rp 25 juta. Sedangkan di U-17 yang memperebutkan Piala Superliga Junior akan mendapatkan hadiah sebagai Juara I Rp 50 juta, Juara II Rp 25 juta, dan Juara III bersama Rp 15 juta untuk masing-masing kategori.

I Gusti Ayu Fadjar, Senior Vice President of Marketing Blibli.com mengatakan Blibli.com selalu bersemangat mengambil bagian dalam kegiatan positif yang melibatkan generasi muda, salah satunya melalui event olahraga bulutangkis tersebut.

“Bulutangkis seakan tak bisa dilepaskan dari masyarakat Indonesia. Prestasi demi prestasi dunia terus mengalir dari bulutangkis, maka melalui superliga junior ini kami optimis para pebulutangkis muda Indonesia dapat semakin mengasah kemampuan mereka dan akan menjadi penerus tongkat estafet prestasi bulutangkis Indonesia,” jelasnya.

Ayu Fadjar berharap para peserta pertandingan diharapkan dapat memanfaatkan event ini bukan hanya sekadar menunjukkan siapa yang terbaik. Namun mereka juga sebagai ajang mempererat persahabatan antar klub dan juga negara. (yve)