Ratusan Ribu Wisatawan Serbu Gunungkidul

605
Kendaraan wisatawan merayap menyusuri jalan menuju kawasan pantai di Gunungkidul, Senin (18/6/2018). (st aryono/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Kawasan Pantai Selatan masih menjadi primadona bagi para wisatawan maupun pemudik untuk menghabiskan masa liburan lebaran ini. Ratusan ribu wisatawan yang membanjiri berbagai kawasan wisata pantai ini menyebabkan arus kendaraan wisatawan mengular baik di jalur wisata maupun di Jalan Wonosari-Jogja.

Guna mengantisipasi kemacetan lalu lintas yang terjadi, Satlantas Polres Gunungkidul mulai memberlakukan rekayasa lalu lintas di jalur-jalur tersebut. Kasat Lantas Polres Gunungkidul AKP Mega Tetuko menyampaikan, meski ada peningkatan pengguna jalan menuju pantai, namun untuk saat ini kondisi jalur masih tergolong ramai lancar.

Dari laporan yang dia terima, sejumlah kawasan kantong parkir di kawasan pantai seperti di Pantai Baron, dan Pantai Slili masih bisa menampung kendaraan wisatawan. Meski demikian, hingga Senin (18/6/2018) sore kendaraan terus berdatangan, pihaknya mulai memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa penerapan satu jalur di Jalan Utama Pantai Baron.

Kita berlakukan sementara untuk kendaraan besar seperti bus karena memang kondisi jalan yang sempit,” kata Mega Tetuko

Untuk kendaraan besar di kawasan Pantai Kukup diarahkan keluar melalui Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS). Sementara bus arah Yogyakarta yang hendak masuk ke kawasan pantai diarahkan masuk melalui JJLS.

Kita terapkan satu jalur juga di kawasan pantai, nanti kendaraan wisatawan bisa keluar di Simpang Tiga Tepus atau Pantai Pulang Syawal,” imbuh dia.

Sementara itu, salah seorang pemudik, Sujono warga asal Playen yang tinggal di Bekasi mengaku memang sudah merencanakan untuk berwisata di kawasan pantai bersama keluarganya. Ia tak masalah jika harus bermacet-macetan ria selama berwisata tersebut. Hal ini lantaran di masa liburan lebaran ini, ia sudah mengetahui bahwa wisatawan akan membludak.

Mumpung pas mudik, pingin ngajak keluarga besar ke pantai,” ucapnya.

Pendapatan Ditargetkan Rp 2,6 Miliar

Secara terpisah Sekretaris Dinas Pariwisata (Dinpar), Gunungkidul, Hary Sukmono menargetkan libur lebaran kali ini, jumlah kunjungan wisatawan ke Gunungkidul bisa mencapai 300 ribu wisatawan. Dengan jumlah kunjungan ini, pihaknya memperkirakan bisa meraup target PAD retribusi sebesar Rp 2,6 miliar. Dengan perkembangan sementara ini serta cuaca yang bagus, Hary optimis target ini bisa tercapai.

Kita perkirakan naik 100% dari kunjungan pada hari libur biasa,” beber Hary.

Menurutnya wisata pantai masih menjadi favorit para wisatawan. Sekitar 80% pengunjung yang datang ke Gunungkidul pergi ke pantai. Selain pantai obyek wisata minat khusus seperti Gua Pindul dan Gunung Api Purba Nglanggeran juga menjadi daya tarik wisatawan.

“Saat ini banyak bermunculan wisata selfie juga, sehingga wisatawan banyak pilihan. Akan tetapi kami perkirakan masih berada di wilayah pantai,” tuturnya.

Dijelaskannya, pada hari H dan H+1, kunjungan wisatawan yang masuk ke wilayah dengan retribusi sudah mencapai puluhan ribu penggunjung. Diperkirakan jumlahnya pun akan terus bertambah hingga akhir libur panjang pada 24 Juni mendatang.

“Hari H kemarin ada 6.526 pengunjung ,sedangkan H+1 sebanyak 39.011 pengunjung,” terang dia.

Selama musim libur lebaran sendiri pihaknya memastikan tidak adanya kenaikan harga tiket retribusi masuk kawasan wisata. Pihaknya berharap tidak ada oknum yang bermain nakal dan menggunakan kesempatan ini untuk memperkaya diri sendiri.

“Kita sudah berkoordinasi dengan petugas yang berjaga dari Dinas kami sendiri dan pihak desa yang ikut mengelola retribusi malam. Kami sepakat untuk menjaga citra baik di mata wisatawan,” pungkasnya. (yve)

Baca Juga :  Remaja Ini Terluka Kena Sabetan Senjata Tajam