Rawat Proyek TMMD agar Awet

258
Sekda Bambang Arochman didampingi Komandan Kodim 0706 Letkol Arm Yusuf Setiaji memotong pita menandai peresmian proyek TMMD. (endri yarsana/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Komandan Kodim 0706 Temanggung Letkol Arm Yusuf Setiaji menutup secara resmi program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap I tahun anggaran 2018 di Desa Mergowati Kecamatan Kedu.

TMMD dengan sasaran menggarap jalan rabat beton, talud, gorong-gorong dan rehab satu unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) itu total menelan anggaran Rp 677 juta.

Upacara penutupan di  lapangan desa setempat, pekan lalu, ditandai penyerahan kembali alat kerja dari personel pelaksana dan  penandatanganan berita acara serah terima proyek oleh Komandan Kodim 0706 Letkol Arm Yusuf Setiaji kepada Penjabat Sementara Bupati Sudaryanto yang diwakili Sekda Bambang Arochman.

Tampak hadir Pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan pejabat terkait serta masyarakat. Usai upacara dilanjutkan peresmian jalan beton ditandai pemotongan tumpeng, pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti serta peninjauan lokasi.

Komandan Kodim 0706 Temanggung Letkol Arm Yusuf Setiaji mengatakan TMMD tujuannya untuk terobosan percepatan pembangunan di perdesaan sekaligus meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Baca Juga :  ASN Harus Bangga Pakai Mobil Pelat Merah

“Seluruh proyek yang dihasilkan hendaknya dirawat dengan sebaik-baiknya agar awet dan memberikan manfaat untuk masyarakat,” ujarnya.

Proyek TMMD ini merupakan upaya percepatan pembangunan di perdesaan supaya  lebih maju. “Semoga jalan rabat beton, talud dan  gorong-gorong  awet dan memberikan manfaat yang banyak untuk kepentingan kelancaran transportasi warga. Rumah tidak layak huni yang direhab bisa menjadi rumah sehat huni,“ ujarnya.

Barokah

Bambang Arochman  menambahkan, program TMMD dilaksanakan sebagai upaya membantu pemerintah dalam memberdayakan wilayah pertahanan dan membantu tugas di daerah dalam meningkatkan akselerasi  pembangunan  di daerah.

“TMMD merupakan wahana mengokohkan persatuan dan kesatuan  bangsa, mengatasi kesulitan yang terjadi di daerah, percepatan pembangunan desa dalam upaya  menjaga  keutuhan NKRI. Kepada warga Desa Mergowati saya sampaikan selamat  semoga  berbagai proyek TMMD yang sudah digarap mendatangkan  barokah untuk peningkatan kesejahteraan,“ ujarnya.

Pjs Pasiter Kodim 0706 Temanggung Kapten Sentot Herutomo selaku perwira kegiatan mengatakan, sasaran fisik TMMD di Desa Getas berupa betonisasi jalan sepanjang 842 meter, lebar 3,5 meter, tebal beton  0,15 meter.

Baca Juga :  Meramu Resep Hadapi USBN ala SDN Kepuhan

Pembuatan talud sepanjang 147 meter, lebar 0,40 meter, tinggi 1,75 meter, dan gorong-gorong 4 unit panjang  4 meter  garis tengah 0,50  meter  serta  rehab rumah tak layak huni (RLTH) sebanyak 1 unit, bantuan Baznas Temanggung.

Adapun sasaran non-fisik meliputi forum diskusi, penyuluhan pertanian dan peternakan, penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba, pembinaan  rohani Islam, penyuluhan PGOT dan penyuluhan kesehatan masyarakat serta  pemutaran film layar tancap.

“Dipilihnya Desa Mergowati  khususnya Dusun Panjang dan Kapal sebagai ajang TMMD karena masyarakat sangat membutuhkan sarana jalan yang memadai  guna menunjang kelancaran transportasi dan membuka akses jalan ke desa-desa sekitarnya utamanya ke desa Ngadimulyo Kecamatan Kedu,” katanya.

Program TMMD menghabiskan  anggaran sebesar Rp 677,2 juta bersumber dari APBD Provinsi Jateng Rp 177,2 juta dan APBD Temanggung Rp 500 juta. (sol)