Rawat Proyek TMMD agar Awet

310
Bupati HM Bambang Sukarno menandatangani berita acara penyerahan proyek TMMD disaksikan Komandan Kodim 0706 Temanggung Letkol Arm Yusuf Setiaji. (endri yarsana/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Komandan Kodim 0706 Temanggung Letkol Arm Yusuf Setiaji resmi menutup program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap III tahun anggaran 2017 di Desa Getas  Kecamatan Kaloran.

TMMD dengan sasaran menggarap jalan rabat beton, talud, drainase dan rehab empat unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)itu menelan anggaran  Rp 827 juta.

Upacara penutupan berlangsung di  lapangan desa setempat  ditandai penyerahan kembali alat kerja dari personel pelaksana, dan  penandatanganan berita acara serah terima proyek oleh Komandan Kodim 0706 Letkol Arm Yusuf Setiaji kepada Bupati Bambang Sukarno.

Hadir dalam acara tersebut Pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan pejabat terkait serta masyarakat. Seusai upacara dilanjutkan peresmian jalan beton ditandai pemotongan tumpeng, penandatanganan batu prasasti dan pengguntingan pita oleh Bupati Bambang Sukarno.

Komandan Kodim 0706 Temanggung Letkol Arm Yusuf Setiaji mengatakan kegiatan TMMD merupakan upaya terobosan percepatan pembangunan di pedesaan sekaligus meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Seluruh proyek yang dihasilkan hendaknya dirawat dengan sebaik-baiknya agar awet dan memberikan manfaat untuk mesyarakat.

”Proyek TMMD ini merupakan upaya percepatan pembangunan di pedesaan supaya  lebih maju. Semoga jalan rabat beton, talud dan  drainase awet dan memberikan manfaat yang banyak untuk kepentingan kelancaran transportasi warga. Demikian halnya rumah tidak layak huni yang direhab bisa menjadi rumah sehat untuk dihuni,“ ujarnya.

Bupati Bambang Sukarno mengatakan, program TMMD dilaksanakan sebagai upaya membantu pemerintah memberdayakan wilayah pertahanan dan membantu tugas di daerah dalam meningkatkan akselerasi  pembangunan  di daerah.

“TMMD merupakan wahanan mengokohkan persatuan dan kesatuan  bangsa, mengatasi kesulitan yang terjadi di daerah, percepatan pembangunan desa dalam upaya  menjaga  keutuhan NKRI,“ ujarnya.

Pasiter KODIM 0706 Temanggung Kapten Safarodin selaku perwira kegiatan mengatakan, sasaran fisik TMMD di Desa Getas menggarap betonisasi jalan sepanjang 549 meter, lebar 4 meter, tebal beton  0,16 meter.

Pembuatan talud  sepanjang 180  meter, lebar 0,5 meter, tinggi 1 meter dan darinase panjang  200 meter lebar 1 meter  dengan ketinggian 0,18 meter serta  rehab rumah tak layak huni (RLTH) sebanyak 4 unit rumah warga.

Adapun sasaran non fisik antara lain penyuluhan tentang paham radikal, penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, penyuluhan pengolahan sampah, penyuluhan  pernikahan dini dan kawin siri  penyuluhan kesehatan masyarakat, penyuluhan penanggulangan HIV/AIDS. Lalu, penyuluhan bimbingan tehnis penerima RSRTLH, pemutaran film layar tancap hiburan rakyat.

“Dipilihnya Desa Getas  khususnya Dusun Porot  sebagai ajang TMMD karena masyarakat sangat membutuhkan  sarana jalan yang memadai  guna menunjang kelancaran transportasi dan membuka akses jalan ke desa-desa sekitarnya utamanya ke desa Wonokerso Kecamatan Pringsurat,” katanya.

Program TMMD menghabiskan  anggaran sebesar Rp 827.200.000 bersumber dari APBD Provinsi Jateng Rp 177.200.000, APBD Kabupaten Temanggung Rp 650.000.000,“ ujarnya. Setiap harinya dikerahkan  ratusan tenaga kerja dari unsur TNI, Polri, instansi terkait dan masyarakat. (sol)