Realisasi PBB Belum Penuhi Target

240

KORANBERNAS.ID–Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Sleman mengimbau agar para wajib pajak segera melunasi pajak tahun 2017 ini. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) menjadi fokus BKAD Sleman di akhir tahun ini.

Dari target PBB tahun 2017 sebesar Rp 70 miliar, sampai akhir November ini telah tercapai 97,93% atau masih kurang sekitar Rp 1,3 miliar.

“Sampai saat ini dari target Rp 70 miliar, masih kurang Rp 1,3 miliar. Masih punya waktu tiga minggu lagi mudah-mudahan bisa memenuhi target PBB tahun ini,” kata Harda Kiswaya, Kepala BKAD Kabupaten Sleman, Senin (4/12/2017).

Harda juga menjelaskan, dari sisi perkembangan dusun yang lunas PBB cukup mengagetkan karena 338 dusun sudah lunas PBB, jumlah tersebut tergolong tinggi.

Sementara, delapan desa telah lunas PBB di antaranya adalah Kecamatan Cangkringan yaitu Desa Glagaharjo, Desa Kepuharjo, dan Desa Umbulharjo. Kecamatan Seyegan yaitu Desa Margodadi dan Desa Margokaton.

Sedang Kecamatan Prambanan yaitu Desa Sambirejo, dan Desa Wukirharjo. Untuk Kecamatan Ngemplak baru Desa Bimomartani saja.

Dijelaskan Harda bagi penunggak PBB jelas akan dikenai sanksi denda 2 persen perbulan.

Langkah-langkah yang ditempuh BKAD dengan menggandeng perangkat desa diantaranya mendatangi rumah-rumah yang menunggak pajak jutaan rupiah.

Dari total wajib pajak yaitu 600 ribu lebih, baru 400 ribuan yang sudah bayar pajak.

Untuk itu di tahun depan kemungkinan, rumah yang belum lunas PBB akan dipasangi stiker, mengingat dari sepuluh jenis pajak  hanya PBB yang belum terpenuhi. (SM)