Rela Rekam e-KTP Malam Hari Demi Masuk DPT Pilkada

321
Ilustrasi (Okeone)

KORANBERNAS.ID–Demi masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), masyarakat yang belum melakukan perekaman elektronik Kartu Tanda Penduduk (e KTP) rela melaksanakan perekaman pada malam hari. Hal ini dilakukan oleh masyarakat di Kecamatan Tretep Kabupaten Temanggung.

Perekaman e KTP untuk 523 orang  warga Kecamatan Tretep yang belum melakukan perekaman telah dilakukan beberapa hari lalu. Karena di Kecamatan Tretep pada saat ini sedang memasuki musim tanam tembakau, maka dalam kurun waktu yang sudah di tentukan tidak bisa memenuhi undangan untuk melakukan perekaman.

Camat Tretep Gotri Wijianto ketika ditemui, Jumat (20/04/2018) mengatakan, perekaman e KTP untuk masyarakat yang belum terekam, telah dilaksanakan sesuai dengan jadwal. Akan karena kesibukan warga, mereka kemudian sepakat untuk melakukan perekaman pada malam hari.

Baca Juga :  Petani Diminta Rajin Buka Aplikasi Prediksi Cuaca

Diungkapkan, perekaman dilaksanakan pada malam hari mulai jam 18.30 WIB diawali dengan verifikasi data dan perekaman  hingga malam hari. Dari target data 84 orang, yang melakukan perekaman  elektronik Kartu Tanda Pendudk (eKTP) hanya 25 orang.

Karena masih kurang banyak, perekaman kembali dilakukanm hingga beberapa hari di  5 desa yang tersisa.

“Kesibukan masyarakat sekarang ini, khususnya pagi hingga sore hari memang lagi penuh. Hampir sebagian besar masyarakat di sini   menghadapai musim tanam tembakau,” ujarnya seraya menambahkan untuk melayani masyarakat yang sakit dan jompo masih diusahakan untuk perekaman.

Menurutnya, masyarakat Kecamatan Tretep ternyata sangat  bersemangat  untuk melakukan perekaman ini.

Mereka berupaya agar masuk dalam DPT dan ikut mensukseskan Pilgub Jawa Tengah dan Pilkada Temanggung yang akan dilaksanakan 27 Juni 2018, serta pileg dan pilpres yang akan di laksanakan tahun depan.

Baca Juga :  PMI Temanggung Miliki Gedung Baru

“Alhamdulillah masyarakat sangat antusias  untuk dapat masuk Daftar Pemilih Tetap. Kini semuanya untuk menghadapi pesta demoktasi sudah tidak ada masalah,” ujarnya. (SM)