Rencana Defisit Anggaran 2017 Berubah

148
Pelaksana Tugas Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz menyerahkan dokumen Raperda Pelaksanaan APBD Kabupaten Kebumen Tahun Anggaran 2017 kepada Ketua DPRD Kabupaten Kebumen H Cipto Waluyo SKep Ns, Kamis (21/6/2018). (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Rencana defisit anggaran, dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kebumen Tahun Anggaran 2017 (APBD 2017), ternyata terjadi sebaliknya. Realisasi pendapatan yang mencapai 99,04 persen lebih. Sedangkan realisasi belanja daerah hanya 89,5 persen dari rencana belanja di tahun anggaran yang sama sehingga ada surplus anggaran.

Pelaksana Tugas Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz pada rapat paripurna DPRD Kabupaten Kabupaten yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Kebumen H Cipto Waluyo, SKep Ns, Kamis (21/6/2018), untuk penyampaian Rancangan Peraturan Daerah Tentang Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2017, mengungkapkan, ada Sisa Anggaran Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) sebesar Rp 224,135 Miliar lebih.

Adanya SILPA sebesar itu karena realisasi pendapatan yang mencapai Rp 2,713 Triliun. Sementara realisasi belanja daerah hanya Rp 2,113 Miliar lebih atau 89,53 persen dari rencana belanja daerah.

Baca Juga :  Berkat Pohon Ini Air Sendang Tetap Lestari

Realisasi pendapatan terbanyak masih bersumber dari dana transfer dari pusat. Realisasi pendapatan dari dana transfer pusat ke Kabupaten Kebumen mencapai Rp 2,264 Triliun lebih. Pendapatan yang bersumber dari pendapatan asli daerah mencapai Rp 443,43 Miliar, melampaui target pendapatan asli daerah Rp 433,53 Miliar.

Yazid Mahfudz menjelaskan, SILPA antara lain terjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum dr Soedirman Kebumen sebesar Rp 18,389 Miliar, BLUD Puskesmas dan operasional Rp 8,280 Miliar serta dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SMP Negeri dan SD Negeri sebesar Rp 1,804 Miliar. (yve)