Rencana Relokasi Membuat Cemas Pedagang Pasar Tegalgondo

114
Deretan kios di Pasar Tegalgondo yang akan dibongkar dan dibangun tahun ini. (Masal Gurusinga/koranbernas.id)

KORAN BERNAS.ID–Puluhan pedagang kios Pasar Tegalgondo, Kecamatan Wonosari Klaten, kebingungan, lantaran hingga saat ini pasar darurat belum juga dibangun. Padahal dalam sosialisasi pembangunan pasar pekan lalu di Aula Kantor Kepala Desa Tegalgondo, disebutkan para pedagang kios akan direlokasi pertengahan Ramadan.

Ditemui di tempatnya berjualan, Senin (21/05/2018) pagi, para pedagang kios mengatakan, sosialisasi pembangunan kios telah dilakukan, Rabu (16/05/2018) oleh petugas dari Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Klaten.

“Dalam pertemuan itu juga disebutkan kalau relokasi pedagang kios pertengahan Ramadan. Tapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda pasar darurat dibangun,” kata Kustinah, pedagang buah Pasar Tegalgondo.

Dia menambahkan, lokasi pasar darurat yang nantinya dibangun untuk menampung para pedagang di Lapangan Desa Tegalgondo yang lokasinya persis di belakang pasar.

Baca Juga :  Boyong Prestasi, PS Gita Voice  Menyanyi untuk BKKBN

Senada, dikemukakan Ny Supadi, pedagang kios lainnya. Warga Dukuh Tegaldhuwur itu mengatakan karena sampai sekarang tidak ada kejelasan kapan dibangun pasar darurat maka dirinya tetap berjualan seperti biasa.

“Tetap jualan mas. Soalnya belum tahu saya diminta mengosongkan kios. Tempatnya saja belum dibangun. Kalau kemas-kemas barang juga tidak bisa karena tidak ada tempatnya,” ujar pedagang kelontong itu.

Tidak adanya kepastian terkait pembangunan pasar darurat justru menimbulkan tanda tanya para pedagang. Mereka mempertanyakan keseriusan dinas membangun pasar darurat. Jika memang dinas perdagangan tidak serius, para pedagang justru berharap relokasi dilaksanakan setelah Lebaran.

“Relokasinya mbok setelah Lebaran sekalian. Memangnya usung-usung barang tidak capek. Ditambah lagi pasar daruratnya juga belum dibangun. Siapa yang bangun pasar daruratnya juga tidak ada yang tahu,” celetuk beberapa pedagang.

Baca Juga :  Seperti Ini Kondisi Jalan Cokro-Daleman yang Rusak

Kepala UPTD Pasar wilayah Delanggu Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Sigit Harjaka membenarkan sosialisasi telah dilakukan. Turut hadir dalam sosialisasi itu Plt Kabid Pasar yang juga PPK Pembangunan kios Pasar Tegalgondo Hery Susilo, PPK Pembangunan Pasar Darurat Joko Purnomo, paguyuban dan pedagang kios Pasar Delanggu dan muspika Kecamatan Wonosari.

Sigit menjelaskan ada 30 unit kios di Pasar Tegalgondo yang akan dibangun tahun ini. Namun sebelum kios dibangun, para pedagang kios harus direlokasi terlebih dahulu.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Pasar darurat Joko Purnomo saat dikonfirmasi membenarkan pedagang kios akan direlokasi ke pasar darurat pertengahan Ramadan. Namun saat ditanya mengapa pasar darurat belum juga dibangun, Joko menyebut sesegera mungkin. (SM)