Ribuan Orang Hadiri Deklarasi Kebangsaan di Pantai Jatimalang

387

KORANBERNAS.ID — Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Tengah (Jateng) bersama DPRD, jajaran SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan tokoh masyarakat akan menyatukan tekat menandatangani deklarasi kebangsaan di Pantai Jatimalang Kecamatan Purwodadi Kabupaten Purworejo, Minggu (12/11/2017).

Ketua DPRD Jateng, Rukma Setya Budi, menyatakan penandatanganan deklarasi kebangsaan itu sebagai rangkaian kegiatan Temu Konsolidasi Forum Kebangsaan.

Sebelum penandatangan dilakukan, Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi terlebih dulu akan membacakan teks deklarasi. Setelah itu, dilanjutkan tanda tangan bersama pada kain sepanjang 10 meter.

Para pejabat mulai Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, pimpinan DPRD Jateng, beserta jajaran Forkompimda akan hadir dan memberikan dukungan.

Baca Juga :  Keraton Yogyakarta Terkenal di Jepang

Tak ketinggalan masyarakat Purworejo termasuk Bupati Agus Bastian maupun pimpinan DPRD setempat juga dijadwalkan hadir. “Ada sekitar 5.000 peserta yang akan menghadiri acara ini,” ungkap Rukma Setya Budi, Sabtu (11/11/207).

Dia menjelaskan, deklarasi kebangsaan tujuannya untuk menyatukan kembali tekat cinta Tanah Air. Deklarasi didasari pada kondisi bangsa yang akhir-akhir ini banyak terjadi tindakan radikalisme dan terorisme di beberapa daerah.

Hal tersebut dinilai dapat mengganggu kestabilan keamanan. Harus ada upaya antisipasi. Salah satunya melalui pertemuan antara unsur pemerintahan dengan elemen masyarakat seperti deklarasi tersebut.

“Kegiatan ini kami gagas sebagai upaya kebersamaan dan dalam rangka menjalin persatuan dalam keberagaman demi menjaga NKRI,” kata Rukma.

Baca Juga :  Sleman Rayakan Hari Jadi ke-102

Menurut dia, keutuhan NKRI merupakan harga mati yang tidak boleh ditawar lagi. Dia mengajak seluruh elemen masyarakat mewujudkan lingkungan yang kondusif, guyub rukun, toleransi serta saling peduli dalam kebersamaan dan persatuan.

Rukma menegaskan, forum strategis ini dapat menjadi alat mempertemukan berbagai pihak dalam rangka menjalin persatuan dalam keberagaman demi menjaga keutuhan NKRI.

Pada temu kebangsaan tersebut turut diselenggarakan pula sepeda santai. Sekitar 5.000 orang bersepeda dimulai dari pendapa kabupaten, menyusuri jalan sampai Pantai Jatimalang. (sol)