Rombongan Pengantin Kecelakaan, Tujuh Orang Tewas

910
Polisi melakukan olah tkp tabrakan di Dukuh Alang Alang Amba, Senin (28/8/2017). (nanang wh/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Tujuh orang tewas dalam kecelakaan lalu lintas di jalan raya Kebumen – Gombong, di Dukuh Alang Alang Amba, Desa Sudomulyo, Karanganyar, Kebumen, Minggu (27/8/2017) malam. Tabrakan antara bus malam antar kota antar provinsi dengan mobil Avansa, yang ditumpangi rombongan pengantin menewaskan seluruh penumpann di lokasi kejadian yang dikenal daerah rawan kecelakaan lalu lintas di jalur selatan Jateng.

Senin (28/8/2017) siang anggota Sub Direktorat Keamanan dan Keselamatan Direktorat Lalu Lintas Polda Jateng melakukan olah tempat kejadian. Selama hampir satu jam lali lintas di jalan sepanjang di tempat kejadian dihentikan. Sehingga terjadi antrean sampai 3 km di arah timur dan arah barat tempat kejadian.

Korban meninggal dunia Qosim Abdulah (57) Warga Desa Tengger, Kecamatan Sale, Kabupaten Rembang, Untung Raharjo (52) warga Desa Karangmangu, Kecamatan Tarab, Tegal serta Eni, Eti dan serta Suharno, ketiganya warga Kabupaten Pati. Korban yang diduga pengemudi Atho Suseno, warga Desa Karangrejo merupakan warga Kabupaten Tanggamus Lampung.

Baca Juga :  Warga Protes Pembangunan Tower Jetis

Korban yang meninggal di tempat kejadian dan di RSU PKU Muhamadiyah Gombong berangkat dari Karawang, Jabar. Mereka berangkat dengan dua mobil lain bersama dari Purwokerto Minggu (27/8/2017) malam. Mobil pengantar pangantin jalan konvoi hingga di tempat kejadan.

“Sebelum kejadian, dua mobil yang berjalan didepan mlobil naas, menyalip truk, naas mobil yang ditumpangi korban, ketika menyalip truk, ada bus kurnia jaya dari arah berlawanan,” ujar sumber koranbernas.id yang dibenarkan Kepala urusan Pembinaan Operasi Satuan Lalu Lintas {olres Kebumen Iptu Sugito.

Kejadian di lajur kanan, dari arah perjalanan mobil yang ditumpangi ketujuh korban. Di tepat kejadian, pengemudi mobil naas itu diperkirakan sempat mengerem cukup keras, hingga terjadi gesekan kuat ban dengan aspal.

Baca Juga :  Ini Cara Jurnalis Dukung Pemkab untuk Raih Adipura

Bekas pengereman kuat, terlihat ada bekas ban sepanjang kurang lebih tiga meter, sebelum terjadi benturan keras dengan bus yang dikemudikan Suroso, Warga Desa Wirun, Kecamatan Kutoarjo, Kabupaten Purworejo.

Sugiyono, kondektur bus reguler jurudan Solo – Purworejo mengatakan, di tempat kejadian sepanjang 2 km sering terjadi kecelakaan lalu lintas. Hampir tiap tahun terjadi kecelakaan dengan korban besar.(yve)