RRI Jogja Ujicoba Siaran Radio Visual

65
Pimpinan dan staf RRI Yogyakarta menyulut Obor Triprasetya RRI, sebagai rangkaian peringatan puncak HUT RRI ke-73, Rabu (12/09/2018). (istimewa)

KORANBERNAS.ID—Radio Republik Indonesia (RRI) Stasiun Yogyakarta, menjadi salah satu dari 8 stasiun RRI yang menjalani ujicoba siaran radio visual. Selain Jogja, program serupa juga dilakukan untuk RRI Stasiun Surabaya, Malang, Bandung, Jember, Jakarta dan Medan.

“Kami terus berupaya meningkatkan kualitas siaran untuk pendengar. Ke depan, siaran kami tidak hanya bisa dinikmati secara audio, tapi juga dapat didengar dan dilihat secara visual,” kata Kepala Stasiun RRI Yogyakarta, Salman, disela-sela puncak acara peringatan HUT RRI ke-73 di Auditorium RRI Demangan, Rabu (12/09/2018).

Dikatakan, ujicoba dimaksudkan untuk mematangkan program siaran radio visual. Nantinya, seluruh stasiun RRI yang mencapai 97, juga akan mengadopsi dan menjalankan siaran visual.

Dengan siaran visual, maka programa RRI ke depan selain bisa dinikmati secara visual, juga dapat diakses dari seluruh penjuru dunia melalui streaming.

Terkait usia yang tidak muda lagi, RRI kata Salman, terus berupaya meningkatkan pelayanan dalam penyampaian informasi, pendidikan, hiburan  dan sebagai lembaga penyioaran public perekat budaya bangsa serta sebagai media yang mengusung semangat kontrol sosial yang konstruktif.

Baca Juga :  Di DIY, Angka Kecelakaan Kerja Masih Tinggi

“Saat ini, siaran kami di Yogyakarta dengan dukungan pemancar lebih kuat, dapat dinikmati hingga Jawa Timur dan juga Semarang,” jelasnya.

Ketua Panitia, Yuliana Martha Doki rangkaian HUT RRI sudah dilaksanakan sejak Agustus lalu.

Rangkaian kegiatan diisi dengan berbagai kegiatan. Diantaranya defile dari masing-masing Bidang Bagian, dan dilanjutkan dengan lomba senam dan lomba egrang.

Selanjutnya, mulai 27 hingga 31 Agustus, untuk meningkatkan jiwa kompetisi dan sportifitas, secara bergantian para pegawai bertanding dalam berbagai lomba olahraga meliputi Lomba bulu tangkis, bola voli, tenis meja, dan catur.

Sedangkan perlombaan fun dan  mempererat silaturahim antar karyawan dan keluarga serta melibatkan keluarga karyawan dilaksanakan dalam kegiatan Hari Keluarga pada Minggu 2 September di Wisma RRI di Obyek Wisata Kaliurang.

Baca Juga :  Sejak 1963 Fakum, ISRI Kini Aktif Lagi

“Kami juga menggelar acara acara ziarah dan doa bersama di makam Abdul Rahman Saleh atau Pak Karbol dan silaturahim ke rumah para mantan Kepala RRI Yogyakarta,” kata Martha.

Untuk program siaran, digelar siaran-siaran dan edisi khusus Hari Radio seperti misalnya Radio Masuk Pasar dengan tema “Revitalisasi Pasar” serta Bupati Menyapa dan Dimensi dengan narasumber Bupati Kulonprogo. Kemudian talkshow “Sinergi Membangun Negeri “Peran RRI dalam Mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi Sebagai Kontribusi Mengawal NKRI” di Balairung UGM.

Kemudian kegiatan bersifat seni budaya, diantaranya sukses menggelar Pentas Seniman Muda Yogyakarta, Senam Massal Anak TK se-Yogyakarta, dan Pentas Orkestra Musik Angklung Bambu Melulu “Simponi Peduli Lombok”.

“Kami berhasil menggalang dana 10 juta rupiah untuk membantu meringankan beban saudara kita di Lombok,” terang Martha. (*/SM)