Sambut 1 Sura, Warga Kwarasan Wayangan

326
pergelaran wayang kulit di Joglo Anton Sanjaya RW 09 Kwarasan Sleman, Rabu (20/09/2017). (solahudin alwi/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID – Suasana Joglo Anton Sanjaya, Rabu (20/09/2017) malam, terlihat begitu meriah tatkala warga RW 09 Kwarasan Nogotirto Gamping Sleman berhimpun di tempat itu guna menyaksikan gelaran wayang kulit semalam suntuk dalam rangka menyambut 1 Sura atau 1 Muharam 1439 Hijriyah.

Acara yang diselenggarakan oleh Paseduluran Ronda Malem Kamis RW 09 Kwarasan ini selain sebagai sarana hiburan, sekaligus sebagai bentuk kepedulian nguri-uri budaya Jawa yang adiluhung dan memiliki filosofi unggul. Apalagi, wayang kulit atau wayang purwa sudah ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan dunia.

Kanca Ronda Malem Kamis merasa gembira dan bangga. Besarnya kegembiraan ini ibarat sak gunung anakan,” ungkap Drs Eno Suhardi Sutrisno, sesepuh sekaligus ketua panitia wayangan.

Baca Juga :  Bank BPD DIY Bantu Tangani Krisis Air
Ketua panitia wayangan RW 09 Kwarasan Drs Eno Suhardi Sutrisno. (solahudin alwi/koranbernas,.id)

Menyampaikan sambutannya dalam bahasa Jawa, dia menyatakan sebenarnya sudah lama anggota kelompok ronda ingin mengadakan wayangan.

Dengan dukungan donatur serta guyub rukun warga, cita-cita itu akhirnya terlaksana. “Keinginan itu sudah lama dan baru terlaksana malam ini,” ujarnya.

Membawakan lakon Sesaji Raja Suya, Ki Mas Lurah Cermo Radyo Harsono dari Muntilan Jawa Tengah menunjukkan kepiawaiannya tampil mendalang dengan gagrak Ngayogyakarta. Adapun Sesaji Raja Suya dikenal sebagai salah satu lakon kuno namun menarik.

Selain ditonton warga sekitar Kwarasan, pergelaran wayang kulit kali ini juga dihadiri Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Gamping, Rasyid Ratnadi beserta jajaran Muspika, Kepala Dukuh Kwarasan Nandar Martono dan tamu undangan. (sol)

Baca Juga :  Guru Harus Berkarya Lebih Menarik Agar Terindeks