Sasaran Program TMMD Selesai Tepat Waktu

211
Upacara penutupan TMMD Sengkuyung Tahap III 2017, Kamis (26/10/2017), di lapangan Bakpia 25 Patuk. (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III 2017 resmi ditutup, Kamis (26/10/2017). Seluruh sasaran program selesai digarap 100 persen sesuai waktu yang ditentukan selama 30 hari.

“Dengan dukungan semua pihak, termasuk Polri, mahasiswa dari UTY dan masyarakat, program bisa selesai tepat waktu,” tegas Letkol Inf Rudi Firmansyah, Komandan Kodim 0734/Yogyakarta,  usai upacara penutupan TMMD Sengkuyung di Lapangan Bakpia 25 Patuk.

Menurut Letkol Rudi, program TMMD Sengkuyung Tahap III berhasil menyelesaikan beberapa sasaran fisik. Antara lain, pembangunan talud permanen di pinggir Sungai Winongo sepanjang 32 meter dan tinggi tiga meter.

Kemudian, rehab balai RW, rehab lima unit rumah tidak layak huni (RTLH) dan pembuatan satu unit MCK. “Yang paling berat menyelesaikan pembangunan talud karena lokasinya agak sulit. Tapi beruntung Polri, masyarakat dan lainnya mendukung penuh sehingga bisa diselesaikan dengan baik,” katanya.

Baca Juga :  Luangkan Waktu Berkumpul tanpa Gadget

Selain sasaran fisik, TMMD Sengkuyung juga menggarap sasaran nonfisik meliputi sosialisasi menangkal fanatisme agama yang sempit, sosialisasi bela negara, sosialisasi penyakit masyarakat dan narkoba, serta penyuluhan sinergitas membangun kesejahteraan dan keterlindungan masyarakat.

Komandan Kodim 0734/Yogyakarta Letkol Inf Rudi Firmansyah menyerahkan dokumen hasil program TMMD, diterima Sekda Kota Yogyakarta Titik Sulastri. (istimewa)

Dandim mengaku sangat bersyukur program TMMD Sengkuyung berjalan dengan baik. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada anggota Polri, khususnya dari Polsek Ngampilan yang secara konsisten ambil bagian dalam pelaksanaan program TMMD.

“Terima kasih untuk Polri, khususnya dari Polsek Ngampilan. Setiap hari ada anggota Polri yang datang membantu pelaksanaan program ini. Saya sangat bersyukur, dan ini yang membuat Yogyakarta makin istimewa karena semua pihak bahu-membahu, bekerja sama membantu pemerintah mengurangi kesulitan warga,” katanya.

Baca Juga :  Ribuan Warga Srimartani Nguri-uri Budaya

Dandim menambahkan, mulai tahun depan prograam TMMD di Kota Yogyakarta digelar tiga kali. “Sebenarnya mulai tahun ini, tapi karena tidak bisa dilakukan perubahan anggaran, baru bisa dimulai tahun depan dan seterusnya,” kata dia.(sol)