Satlantas Buka Layanan SIM Malam Hari

539
Warga berjubel di mobil pelayanan SIM dan Samsat di Titik Nol Kota Wonosari, Sabtu (26/08/2017) malam. (st aryono/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID  – Terobosan baru dilakukan jajaran Satlantas Polres Gunungkidul pada pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan perpanjangan pajak kendaraan. Jika selama ini kegiatan ini dilakukan pagi hingga siang hari, kini petugas melayani warga pada malam hari, utamanya Sabtu malam atau malam Minggu.

Kegiatan bertajuk Saturday Night Service ini secara perdana dilakukan di Titik Nol Kota Wonosari, Sabtu (26/08/2017) malam. “Kegiatan ini kami lakukan agar masyarakat punya banyak waktu untuk mengurus. Jika hari-hari biasa warga sibuk, maka kami beri kesempatan pada malam hari,” kata AKP Mega Tetuko SIK, Kasat Lantas Polres Gunungkidul, didampingi Kanit Regident, Iptu Jarwanto, di sela-sela kegiatan pelayanan masyarakat.

Tidak hanya layanan perpanjangan SIM maupun pajak kendaraan, namun Satlantas Polres Gunungkidul juga menggandeng Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemkab Gunungkidul, dalam bentuk perpustakaan keliling. “Tidak hanya urusan SIM dan Samsat, namun warga juga meminjam buku atau membaca langsung di lokasi,” ucap AKP Mega Tetuko SIK.

Kanit Regident, Iptu Jarwanto, menambahkan Saturday Night Service akan dilakukan tidak hanya di Wonosari, namun secara bergiliran di beberapa wilayah kecamatan. Bahkan nantinya kami punya rencana untuk menggandeng Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dalam hal pelayanan KTP atau berbagai akta.

Meski kegiatan ini baru pertama kali dilakukan, namun memperoleh respons positif masyarakat, terbukti banyaknya warga yang memanfaatkan kesempatan ini. “Puluhan warga secara langsung memanfaatkan momentum ini. Mungkin saat malam Minggu warga banyak waktu luang, sehingga berdatangan ke mobil SIM keliling yang telah kami siapkan,” tambah Aiptu Sugiyanto, Baur SIM Satlantas Polres Gunungkidul.

Camat Tanjungsari, Rakhmadian Wijayanto, mengakui warga banyak yang memanfaatkan kesempatan ini. “Awalnya tidak punya rencana. Namun ketika lewat di Titik Nol melihat ada pelayanan SIM, saya langsung berhenti dan mengurus perpanjangan SIM. Tidak lebih 20 menit, proses selesai. Ini kegiatan bagus yang perlu dilanjutkan dan kalau bisa tidak hanya di Wonosari, namun kecamatan lain termasuk di Tanjungsari,” tuturnya. (st aryono)