Satpol PP Gencar Operasi Anak Punk dan Gelandangan

512
Petugas Satpol PP Kulonprogo membawa anak punk dan gelandangan ke Kota Yogyakarta. (sri widodo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID – Di beberapa sudut wilayah Kulonprogo beberapa waktu terakhir muncul gelandangan dan orang gila. Di beberapa simpang jalan atau lampu merah, secara sporadis kadang-kadang muncul sosok anak muda berdandan punk.

Anak punk ini tidak menetap nongkrong di satu tempat. Mereka sering bergeser dari satu tempat ke tempat lain. “Mungkin anak-anak punk itu sengaja pindah tempat agar tidak terkesan menghuni  tempat tertentu saja,” ujar Martono, warga Kota Wates Kulonprogo,  Rabu (14/02/2018).

Apalagi Satpol PP Kulonprogo mulai awal pekan ini gencar melakukan operasi menertibkan keberadaan anak punk, orang gila dan gelandangan.

Heru dari Satpol PP menjelaskan, operasi di beberapa wilayah Kulonprogo bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang aman, tenteram, tertib serta kondusif. Wilayah Kulonprogo harus bisa bersih dari pengemis, gelandangan, orang telantar, maupun anak punk.

Baca Juga :  Pendidik Kursus Harus Tersertifikasi

“Anak-anak punk sedapat mungkin dibina, diarahkan, disekolahkan atau mendapatkan keterampilan agar mandiri sehingga tidak hidup di jalanan lagi. Apabila memiliki keluarga maka dikembalikan lagi ke keluarganya masing-masing,” kata dia.

Pada operasi hari itu dijaring Orang dengan Masalah Kejiwaan (ODMK) di dekat kampus UNY. Diamankan pula seorang lelaki penderita masalah kejiwaan di dekat Stasiun Wates.

Di dekat Pasar Bendungan tim Satpol PP melihat seorang pria seperti penderita masalah kejiwaan, namun begitu melihat mobil patroli datang dia langsung lari.

Sedangkan anak punk yang diamankan sejumlah tiga orang terdiri dua laki-laki dan seorang perempuan. Saat ditangkap di samping pom bensin pangkalan mereka mengaku berasal dari Tasikmalaya namun tidak membawa identitas.

Baca Juga :  Pertama Kali, Kampus DIY Miliki SNI Corner

Mereka langsung dikirim ke assesment di Karanganyar Brotokusuman Mergangsan Kota Yogyakarta. Diperoleh informasi, PMI Kulonprogo Rabu kemarin juga membawa OMDK dari Kokap. (sol)