Satpol PP Segel Tower Seluler Tak Berizin

89

KORANBERNAS.ID — Tindakan tegas diberikan petugas Satpol PP Pemkab Klaten. Sebuah tower seluler milik PT Protelindo Tbk di Desa Nglinggi Kecamatan Klaten Selatan disegel karena tidak berizin.

Kepala Bidang Penegakan Perda (Gakda) Satpol PP, Poniman,  mengatakan tower yang berdiri di dekat Kantor Kepala Desa Nglinggi itu disegel karena melanggar Perda Nomor 15 Tahun 2011 tentang Bangunan Gedung serta Perda Nomor 13 Tahun 2011 tentang Penataan dan Pembangunan Menara Telekomunikasi.

“Tower itu disegel karena belum berizin,” kata Poniman, Selasa (25/09/2018).

Adapun pelanggaran yang dilakukan selain karena belum memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Izin Pendirian Menara, juga Izin Lingkungan.

Kepala Desa Nglinggi Sugeng Mulyadi yang ditemui di kantornya menyatakan benar tower tersebut disegel karena belum memiliki izin. Tower tersebut dibangun pada tahun ini di atas tanah milik orang tuanya.

Baca Juga :  Kumpul di Jogja, Politisi Senior PPP Gulirkan MLB

“Mereka nyewa selama 20 tahun. Lahan itu milik orang tua saya. Namun dari awal sampai tower selesai dibangun belum ada pembayaran sewa,” jelasnya.

Kepala Bidang Amdal Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Klaten, Widhi Nugroho, merasa prihatin dengan kejadian itu.

Dia mengimbau sebelum membangun hendaknya pelaku usaha terlebih dahulu mengurus dan melengkapi perizinan yang diwajibkan.

Penyegelan tower seluler di Desa Nglinggi menambah daftar tower seluler yang disegel petugas karena tidak berizin.

Pertengahan tahun ini sebuah tower seluler di Dukuh Ngalas Desa Jetis Kecamatan Delanggu juga disegel petugas karena kasus yang sama.

Sekitar tiga tahun lalu penyegelan serupa juga terjadi terhadap tower seluler di Desa Gatak Kecamatan Delanggu. (sol)

Baca Juga :  Saat Ini Kejari Bukan Lagi Momok bagi ASN