Ketua Umum PP Muhammadiyah, Dr Haedar Nashir di Masjid Islamic Center UAD, Selasa (14/11/2017. (yvesta putu sastrpsoendjojo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Kabar baik bagi dunia pendidikan tinggi DIY. Satu lagi perguruan tinggi swasta (PTS) di DIY yang berhasil meraih akreditasi A untuk tingkat institusi pada tahun ini.

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada Oktober 2017 lalu akhirnya terakreditasi A setelah melalui proses panjang sejak 2015 lalu. Kerja keras untuk meningkatkan akreditasi program studi (prodi) akhirnya berbuah manis.

“Saat pengajuan akreditasi institusi pada 2015 lalu, kami dinilai belum layak menyandang nilai A karena masih baru enamt prodi kami yang terakreditasi A waktu itu,” ujar Rektor UAD Dr Kasiyarno MHum dalam Syukuran Akreditasi Institusi UAD di Masjid Islamic Center UAD, Selasa (14/11/2017).

Menurut Kasiyarno, UAD mendukung dosen mereka untuk meraih gelar doktor. Dia mentargetkan ada sekitar 100 dosen UAD yang bergelar doktor.

Baca Juga :  Pelantikan Gubernur Perlu Disyukuri

“Kami juga mendorong dosen yang sudah doktor untuk bisa menjadi guru besar,” ujarnya.

Sementara Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Dr Haedar Nashir mengungkapkan, UAD diharapkan mampu menjadi penyanggah Muhammadiyah untuk membangun pusat-pusat unggulan dan kemajuan.

“Namun jangan serta merta diartikan sebagai sebuah fanatisme,” tandasnya.

Sebagai kampus yang terakreditasi A, Haedar berharap UAD terus meningkatkan kualitas, profesionalisme dan integritasnya. Selain UAD, Muhammadiyah saat ini mempunyai lima perguruan tinggi yang telah berhasil meraih akreditasi institusi A. Yakni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Universitas Muhammadiyah Hamka (UHAMKA).

“Integritas mahal harganya. Akreditasi institusi ini juga buah dari kepercayaan masyarakat, jadi UAD wajib menjaganya,” tandasnya.(yve)

Baca Juga :  Literasi Informasi Berdayakan Masyarakat