Satu-satunya Ekskul Adiwiyata, Ini Dia Sekolah yang Menerapkannya

117
Pawai Milad ke-68 SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta di sekolah setempat, Selasa (2/10/2018). (yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Program Sekolah Adiwiyata sudah banyak diterapkan berbagai institusi pendidikan. Namun kalau Adiwiyata jadi salah satu kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) sekolah, baru kali ini ada.

Adalah SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta yang mengembangkan ekskul Adiwiyata. Program ini rencananya akan dimulai pada tahun ajaran baru 2019.

“Kami sudah mempersiapkan ekskul adiwiyata ini sejak beberapa tahun terakhir. Idenya muncul dari para guru yang kemudian ditampung dalam rapat mingguan dan akhirnya bisa diwujudkan pada tahun ajaran baru nanti,” papar Kepala SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta, Drs Slamet Purwo disela puncak Milad ke-68 sekaligus peluncuran program Ekskul Adiwiyata di sekolah setempat, Selasa (2/10/2018).

Menurut Slamet, ekskul tersebut menjadi salah satu pengaplikasian program Sekolah Adiwiyata yang juga diterapkan sekolah sejak beberapa tahun terakhir.

Baca Juga :  Sopir Mobil Tangki BBM Harus Taati Aturan

Dalam penerapan ekskul tersebut nantinya sekolah akan mendapatkan pembinaan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta serta pihak-pihak terkait.

Kegiatan ekskul tersebut nantinya erat kaitannya dengan pelestarian lingkungan. Diantaranya pengembangan bank sampah, greenhouse, taman boga, makanan sehat dan program kebersihan sekolah.

Peserta didik diajak terlibat langsung dalam berbagai kegiatan adiwiyata. Diharapkan kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

“Selain itu juga mengajarkan kewirausahaan pada siswa karena kami memanen tanaman di greenhouse untuk diolah jadi nugget dan dijual yang hasilnya dikelola siswa,” jelasnya.

Sementara Suhartati,  Kepala Balai Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (disdikpora) DIY mengapresiasi rencana penerapan  ekskul Adiwiyata. Dengan keterlibatan para praktisi di bidang lingkungan, diharapkan dapat mendukung program Yogyakarta yang semakin hijau.

Baca Juga :  Japangmas Dongkrak Ekonomi Petani

“Ini juga bisa jadi proyek percontohan sekolah lain bila ada evaluasi dan target yang akan dicapai,” ungkapnya.

Dr Arif Budi Raharjo, Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (PWM) DIY menambahkan, Muhammadiyah mendukung inovasi yang dikembangkan sekolah-sekolah dibawah organisasi masyarakat (ormas) tersebut.

“Melalui kegiatan ini diharapkan para siswa dapat ditingkatkan kesadaran kepedulian lingkungan. Bagi sekolah lain, tidak harus menjadi ekskul tapi bisa diintegrasikan ke program lain,” imbuhnya. (yve)