SBY Puji Keberhasilan Sleman dalam Swasembada Beras

133
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didampingi Bupati Sri Purnomo melaksanakan panen raya padi di Dusun Bantarjo dan Bakalan Donoharjo, Ngaglik Sleman, Senin (09/04/2018).(istimewa)

KORANBERNAS.ID—Mantan Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memuji keberhasilan Kabupaten Sleman mewujudkan swasembada beras. Bagi SBY, keberhasilan ini patut diacungi jempol, mengingat wilayah Sleman selama ini menghadapi tantangan berat berupa alih fungsi lahan yang begitu tinggi.

Hal ini disampaikan SBY, disela-sela acara panen raya padi di wilayah Dusun Bantarjo dan Bakalan Donoharjo, Ngaglik Sleman, Senin (09/04/2018). Ikut hadir dalam acara tersebut, Bupati Sleman, Sri Purnomo.

Sri Purnomo berharap dengan kedatangan SBY pada panen kali ini mampu memotivasi para petani dalam memproduksi padi secara maksimal. Sehingga Sleman mampu mempertahankan predikatnya sebagai gudang berasnya Provinsi DIY.

Sri Purnomo mengatakan, saat ini tanaman pangan utama Kabupaten Sleman, yakni padi masih mengalami surplus.

Baca Juga :  RS Mata “Dr YAP” Buka Layanan Pendaftaran Online

“Pada tahun 2017 surplus sebanyak 94.000 ton, dengan produksi sebesar 290.000 ton gabah, menjadi beras 169.000 ton beras, dan untuk konsumsi sebesar 75.000 ton beras,” kata Sri Purnomo.

Sementara, hingga April 2018 ini, Sri Purnomo mengatakan surplus padi di Sleman sudah mencapai 8.000 ton.

“Pada masa panen bulan Maret hingga akhir April sudah mencapai kurang lebih 42.000 ton, dan untuk konsumsi 34.000 ton,” kata Sri Purnomo.

SBY dalam kesempatan itu menyebut Kabupaten Sleman sebagai pahlawan pangan. Karena menurutnya  di tengah pembangunan kota yang tinggi, Sleman masih menjadikan pertanian sebagai prioritas bahkan, produksi pertanian mencapai surplus.

“Petani adalah pahlawan. Mampu memproduksi beras berlebih untuk daerahnya adalah prestasi, salah satunya Sleman,” kata SBY.

Baca Juga :  Semoga Jogja Bebas dari Sengkuni

SBY mengapresiasi bahwa Kabupaten Sleman tidak hanya memproduksi beras untuk dikonsumsi warganya sendiri namun juga disumbangkan ke daerah lain mengingat bangsa Indonesia adalah bangsa yang paling banyak mengkonsumsi beras.

Ke depannya SBY berharap Indonesia memiliki ketahanan pangan yang tinggi, sehingga impor beras tidak perlu dilakukan lagi.

Dalam kegiatan tersebut DPC Partai Demokrat DIY juga memberikan bantuan secara simbolik kepada Ketua Kelompok Tani Mardi Raharjo berupa satu ton pupuk.

SBY juga mengimbau dengan kepemimpinan baru Presiden Jokowi, ia berharap kebersamaan dan dukungan kepada pemerintah tetap dijaga, berharap semua pemimpin dan pejabat bekerja keras demi kesejahteraan masyarakat. (SM)