Sebagian Kaliurang Hujan Pasir

675

KORANBERNAS.ID – Gunung Merapi kembali memuntahkan material menyusul terjadinya erupsi susulan, Selasa (22/05/2018) pukul 01:47 dini hari. Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Kementerian ESDM, merilis data pada erupsi kali ini tercatat ketinggian asap 3.500 meter arah ke barat.

“Teramati dari Pos PGM Babadan amplitudo maksimum 40 mm durasi 3 menit,” ungkap Dr Hanik Humaida M Sc, Kepala BPPTKG.

Seperti diberitakan, status Gunung Merapi baik dari Level I atau Normal menjadi Level II atau Waspada. Masyarakat diimbau tidak panik serta diminta mematuhi instruksi petugas di lapangan. Untuk antisipasi hujan abu di sekitar lereng Merapi, warga disarankan menggunakan masker dan menutup sumber air.

Baca Juga :  Polisi Ikut Bina Ketertiban Siswa, Begini Caranya

Bersamaan dengan itu, jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY dan instansi terkait melakukan langkah-langkah evakuasi warga.

Warga Srunen melakukan evakuasi mandiri. Demikian pula warga Turgo melakukan hal serupa. Mereka berkumpul di Lapangan Tritis. Warga sekitar Pos Aju SAR DIY evakuasi mandiri ke Balai Desa Umbulharjo.

Dilaporkan, sebagian wilayah Kaliurang Sleman terjadi hujan pasir. Sedangkan Dusun Kalitengah Lor terpantau hujan abu. Tak berselang lama, hujan abu disertai pasir turun di Dusun Tritis.

BPBD DIY sudah menyediakan sejumlah barak pengungsian yaitu di Balai Desa Glagaharjo, Balai Desa Baru Argomulyo, PNPM Glagaharjo, SD Tritis, Ngepring Purwobinangun, Kaliurang Timur, Balai Desa Umbulharjo dan Balai Desa Wonokerto. (sol)

Baca Juga :  Cerita tentang Gajah Seharga Mobil Baru