Sejumlah 41 Senjata Api Milik Polisi Terpaksa Ditarik

150
Petugas Propam Polres Gunungkidul memeriksa senjata api milik anggota di Mapolres Gunungkidul, Kamis (29/03/2018). (st aryono/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Sebanyak 41 senjata api milik anggota Polres Gunungkidul, terpaksa ditarik. Hal ini harus dilakukan karena izin penggunaan sudah kedaluwarsa.

“Anggota yang ditarik senjatanya wajib mengikuti tes ulang kepemilikan senjata,” kata Iptu Ngadino, Kasubag Humas Polres Gunungkidul di sela-sela pemeriksaan senjata api di Mapolres Gunungkidul, Kamis (29/03/2018).

Pemeriksaan dilakukan kepada seluruh anggota polisi yang memiliki senjata api.

Dia menjelaskan senjata yang diperiksa mencapai ratusan pucuk yang dimiliki anggota dari Polres dan Polsek. Senjata yang ditarik tersebut langsung digudangkan oleh petugas Propam.

Pemeriksaan ini untuk mengetahui kesiapan anggota saat memegang senjata dan memastikan senjata masih berfungsi dengan baik. Selain itu, juga bertujuan untuk mengantisipasi penyalahgunaan senjata.

Baca Juga :  Petugas Temukan Ini Saat Sidak di Lapas Pajangan

Ngadino mengatakan bagi anggota yang senjatanya ditarik, nantinya bisa kembali menggunakannya asalkan yang bersangkutan lulus ujian psikologi kembali.

“Jika tetap tidak lulus ujian, maka senjatanya akan digudangkan di Mapolres,” tambahnya.

Pemeriksaan senjata ini merupakan kegiatan rutin dari Propam, untuk memastikan semua anggota polisi yang memegang senjata merawat alat penunjang kerja yang sudah dipinjamkan.

Selain itu, juga untuk mencegah penyalahgunaan senjata oleh anggota. Pemeriksaan senjata rutin dilaksanakan enam bulan sekali. (sol)