Sejumlah Pesawat Tertunda Mendarat di Halim

945
Pesawat Batik Air yang mengangkut penumpang dari Yogyakarta ke Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Rabu (06/09/2017).(arie giyarto/koranbernas.id)

KORAN BERNAS.ID–Pesawat Batik Air nomor penerbangan ID SEQ/88 GORURZ hari Rabu (06/09/2017) yang terbang dari Yogyakarta ke Jakarta dan take off pukul 14.25 WIB dari Bandara Adisutjipto, baru landing di Bandara Internasional Halim Perdanakusuma pukul 16.55 WIB. Hal itu terjadi karena penundaan izin landing dari pengatur lalulintas udara.

Setelah lebih dari setengah jam terbang, dari cockpit pesawat Boeing, kapten pilot mengumumkan bahwa izin landing tertunda sekitar satu jam, 45 menit. Terpaksa pesawat terbang berputar-putar di langit Jakarta dalam waktu cukup lama. Setelah izin landing diperoleh, pada pukul 17.55 WIB, Kapten Pilot Memet Alibasyah menyentuhkan roda pesawat dengan sangat mulus di landasan bandara yang juga merupakan markas komando TNI AU tersebut. Seluruh penumpang merasa lega. Pesawat Boeing itu berkapasitas 156 penumpang dan semua kursi terisi.

Baca Juga :  Kades Aceh Besar Bimtek Optimalkan Pembangunan Desa

Awalnya pesawat tersebut dijadwalkan berangkat dari Jogja pukul 13.45 WIB. Tetapi diumumkan mengalami delay setengah jam.

Pramugari Batik Air menjawab pertanyaan Koran Bernas.id menyatakan penundaan izin landing cukup lama tersebut karena di Halim ada kesibukan pesawat kepresidenan.

Siang itu menurut sang pramugari, Presiden Jokowi dan rombongan bertolak ke Singapura untuk tugas negara.

“Kalau untuk kepentingan seperti itu, penerbangan sipil tidak bisa apa-apa memang harus mengalah sesuai peraturan,”katanya.

Seorang pilot Batik Air yang segera akan menerbangkan pesawat ke Palembang juga mengatakan hal yang sama menjawab pertanyaan Koran Bernas.id.

“Itu hal yang biasa, karena di sini memang juga Pangkalan TNI AU yang banyak jadwal penerbangan pimpinan negara,”katanya.

Baca Juga :  Lagu Jaranan Antarkan Paduan Suara UMP Juara

Bukan hanya Batik Air dari Yogyakarta yang mengalami penundaan jam landing. Nampak pesawat dari maskapai penerbangan lain dengan tujuan Halim Perdanakusuma juga mengalami hal yang sama.  Seperti Citilink yang menggunakan Halim Perdanakusuma sebagai tempat pelayanan pada penumpang.(Arie Giyarto/SM)