Sekber Keistimewaan DIY Kecam Anarkisme Demo Buruh

347
Demonstrasi Hari Buruh di DIY, Selasa (01/05/2018). (rosihan anwar/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Sekretaris Bersama (sekber) Keistimewaan DIY mengecam aksi demonstrasi peringatan Hari Buruh 1 Mei yang ricuh di pertigaan UIN Sunan Kalijaga, Selasa (01/05/2018). Aksi pembakaran dan perusakaan pos polisi dan vandalisme di sejumlah titik dinilai anarkis.

“Kami langsung mendatangi lokasi dan melakukan pembersihan,” ujar Ketua Sekber Keistimewaan DIY, Widihasto Wasana Putra dalam rilisnya.

Menurut Hasto, mereka langsung menyobek bagian baleho yang berisi tulisan bernada ancaman persekusi yang disinyalir ditujukan kepada Gubernur DIY, Sri Sultan HB X. Selain itu menutup tulisan dengan cat di lima titik tulisan vandalisme bernada sama di tembok pagar UIN Sunan Kalijaga.

“Sobekan baleho kami simpan sebagai bukti jika diperlukan polisi untuk penyelidikan lebih lanjut,” tandasnya.

Baca Juga :  Petugas Temukan Ini Saat Sidak di Lapas Pajangan
Tulisan persekusi yang ditujukan ke Sultan dalam demonstrasi Hari Buruh di Pertigaan UIN Suka, Selasa (01/05/2018). (rosihan anwar/koranbernas.id)

Terkait aksi rusuh tersebut, Sekber menyampaikan sikap. Mereka mengecam aksi demonstrasi sekelompok gerombolan liar yang membuat anarkisme di Yogyakarta. Sekber meminta aparat kepolisian menindak para pelaku.

Mereka juga menyerukan kepada semua pihak untuk tidak membuat aksi-aksi provokatif yang mengoyak kerukunan dan kondusifitas kamtibmas di wilayah DIY.

“Kami juga menyampaikan terimakasih kepada warga sekitar kampus UIN yang tanggap merespon aksi anarkisme gerombolan liar,” ungkapnya.

Sekber Keistimewaan DIY selalu siap menghadapi aksi-aksi sepihak yang menyerang duet kepemimpinan sah di DIY yakni Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Sri Paduka Paku Alam X.

“Kami menyerukan kepada masyarakat DIY tetap solid, golong gilig guyub rukun menjaga persatuan dan kesatuan, mengedepankan toleransi, dan tetap tunduk pada supremasi hukum,” ungkapnya.(yve)

Baca Juga :  PTTEP Gandeng Dompet Dhuafa Dorong Mahasiswa Rencanakan Karier