Seleksi Kaur Keuangan Terpaksa Diulang

287

KORANBERNAS.ID — Seleksi perangkat desa (katdes) di Kabupaten Klaten telah dilaksanakan Minggu (29/4/2018). Hasilnya cukup mengejutkan. Ada yang harus dilakukan seleksi ulang karena perolehan nilai sama, ada calon yang sudah bestatus Tenaga Harian Lepas (THL) kalah dengan calon yang lebih muda dan ada juga yang berpendidikan lebih tinggi juga kalah dengan yang berpendidikan lebih rendah.

Di Desa Karanglo Kecamaran Klaten Selatan, formasi Kepala Urusan (Kaur) Keuangan terpaksa diulang karena dua calon memperoleh nilai sama 73 pada seleksi hari Minggu (29/4/2018) di SMA 2 Klaten. Karena sama-sama memperoleh nilai 73 itulah tim penguji dari Universitas Widya Dharma Klaten melakukan seleksi ulang di aula kecamatan pada Senin (30/4/2018) pagi. Dua calon yang memperoleh nilai sama itu yakni Yanica Nur Laila dan Yulida Anggi Mutiarasari

“Karena nilainya sama maka dilakukan seleksi ulang. Dalam seleksi ulang hari ini diperoleh calon yang memiliki nilai tertinggi atas nama Yanica Nur Laila dengan nilai 38 dan Yulida Anggi Mutiarasari debgan nilai 24,” kata ketua penguji dari Universitas Widya Dharma Klaten, Istri Sulistyowati di aula Kantor Camat Klaten Selatan.

Seleksi ulang di aula Kecamatan Klaten Selatan disaksikan Camat Joko Hendrawan, Kades Karanglo Cosmas, TP3D Karanglo dan muspika setempat. Proses seleksi ulang terhadap kedua calon berjalan lancar.

Sementara itu Ketua Tim Pencalonan Pengangkatan Perangkat Desa (TP3D) Karanglo, Suraji. S.Pd mengatakan dalam seleksi perangkat desa (katdes) hari Minggu (29/4/2018) diikuti 30 peserta untuk 3 formasi, yakni Kaur Keuangan 10 peserta, Kaur Pemerintahan 15 peserta dan Kepala Dusun (Kadus) 5 peserta.

“Setelah seleksi TP3D mengajukan hasil seleksi dari tim penguji ke kepala desa dan selanjutnya kepada pak camat. Pelantikan tanggal 4 atau 5 Mei,” kata Suraji.

Camat Joko Hedrawan menjelaskan di wilayahnya ada 11 desa yang pada hari Minggu kemarin menggelar seleksi katdes. Total peserta di 11 desa itu 278 orang. “Alhamdulillah prosesnya lancar, transparan, obyektif dan sukses. Semua proses sudah dilalui sesuai aturan,” paparnya. (yve)