Sembako Murah untuk Warga Tak Mampu

242
Wakil Bupati Sleman Dra Hj Sri Muslimatun MKes menyerahkan sembako untuk warga di Padukuhan Bulaksalak Cangkringan,  Jumat (04/05/2018). (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-102 Kabupaten Sleman, Pemkab Sleman mengadakan kegiatan bakti sosial (baksos) pasar murah dan rehab rumah tidak layak huni di Padukuhan Bulaksalak Wukirsari Cangkringan,  Jumat (04/05/2018).

Dwianta Sudibya selaku koordinator kegiatan bakti sosial mengatakan pihaknya menyediakan 160 paket sembako bagi keluarga tidak mampu dan 25 paket alat tulis bagi anak SD. Selain itu juga terdapat pakaian layak pakai yang bisa ditebus warga dengan harga mulai dari Rp 1.000.

“Paket sembako seharga Rp 100.000 dapat ditebus warga hanya Rp 30.000 saja dan paket alat tulis seharga Rp 45.000 bisa ditebus dengan harga Rp 2.000,” jelas Dibya.

Untuk  rehab rumah dilakukan pada dua rumah warga Bulaksalak yaitu milik Sriyanto dan Yadi Wiyono. Rehab rumah ini menurut Dibya merupakan bantuan dari Bazda Kabupaten Sleman yang mengalokasikan bedah rumah sebanyak 11 unit.

Dibya mengatakan pada 2018 Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Bidang Perumahan DPUPKP Kabupaten Sleman mempunyai tiga macam kegiatan yang menangani rehabilitasi rumah.

Dari tiga kegiatan tersebut sumber pembiayaanya berbeda, yaitu APBD untuk 300 unit senilai Rp 6 miliar, Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sejumlah 420 unit senilai Rp 6,09 miliar dan Dana Alokasi Khusus (DAK) sejumlah 420 unit senilai Rp 6,30 miliar.

“Total anggaran untuk rehab rumah tahun ini sebesar Rp 18,39 miliar untuk total 1.159 unit rumah,” tambah Dibya.

Wakil Bupati Sleman  Dra Hj Sri Muslimatun MKes yang hadir membuka acara tersebut menuturkan kegiatan yang merupakan momentum rangkaian Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-102 ini diharapkan dapat dirasakan manfaatnya bersama oleh masyarakat.

“Jadi, penghasilan para pegawai negeri di Kabupaten Sleman yang telah dipotong dan dikumpulkan ke Bazda, kita salurkan untuk kegiatan baksos ini agar masyarakat kurang mampu juga dapat merasakan manfaat dan kebersamaan Hari Jadi Sleman,” tutur Sri Muslimatun. (sol)