Semoga Jogja Bebas dari Sengkuni

360
Pertunjukan wayang kulit dengan dalang Ki Seno Nugroho di DPRD DIY, Rabu (27/12/2017).

KORANBERNAS.ID – DPRD DIY kembali menyelenggarakan pergelaran wayang kulit semalam suntuk. Kali ini, dalang kondang Ki Seno Nugroho tampil di halaman gedung dewan Jalan Malioboro, Rabu (27/12/2017).

Membawakan lakon  Banjaran Bima, Ki Seno tampil diiringi delapan pesindhen. Pertunjukan tersebut memperoleh perhatian dari masyarakat termasuk warga Malioboro.

Tampak hadir menyaksikan Plt Sekretaris DPRD DIY Drs Beni Suharsono MSi beserta jajarannya serta sejumlah anggota Komisi A DPRD DIY.

Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto, dalam pengantarnya menjelang pertunjukan menyampaikan keinginannya pertunjukan wayang kulit dijadikan agenda rutin dewan dan terbuka untuk masyarakat.

Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto menyerahkan gunungan kepada dalang Ki Seno Nugroho.

Selama ini, DPRD DIY juga sudah rutin menggelar pementasan ketoprak. “Karena pesan Keistimewaan DIY salah satunya adalah nguri-uri kebudayaan Jawa, yang tidak bertentangan dengan keyakinan apapun,” kata dia.

Baca Juga :  Tepat 2 Tahun 2 Hari Menjabat, Bupati Kebumen Yahya Fuad Ditahan KPK

Dari penyelenggaraan wayang kulit mengangkat lakon Banjaran Bima itu, harapannya semua pejabat di Daerah Istimewa Yogyakarta baik itu dari instansi daerah maupun pusat, bisa mewarisi api perjuangan sang tokoh Bima.

Yaitu, mengabdi dan melayani serta melindungi rakyat. Semua pengabdian tersebut disertai dengan doa semoga Jogja bebas dari Sengkuni maupun Duryudana.

Seperti diketahui, dalam cerita pewayangan Sengkuni merupakan tokoh yang memiliki sikap culas. Sedangkan Duryudana disebut-sebut memiliki sifat licik. (sol)