Sempat Tertunda, Pembersihan Lahan NYIA Dilanjutkan

77
Pembersihan lahan atau landclearing untuk pembangunan NYIA di Kecamatan Temon, Kulonprogo Kamis (28/06/2018). (sri widodo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Pelaksanaan pembersihan lahan atau landclearing untuk pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kecamatan Temon, Kulonprogo Kamis (28/06/2018) mulai dilanjutkan kembali.

Pimpinan Proyek NYIA AP I, Sujiastono menyebut kegiatan pembersihan lahan sebagai kelanjutan pekerjaan yang menjadi tanggung jawab PT PP di atas IPL NYIA sempat tertunda akibat sejumlah alasan. Sujiastono menjelaskan peringatan ke warga agar mengosongkan lahan sudah berulangkali

Kelanjutan landclearing kemarin untuk menangani lahan yang semula milik warga penolak bandara. Meski PT AP sudah melaksanakan pembayaran ganti rugi sesuai undang2 melalui konsinagsi namun sebagian warga masih menolak.

Pembersihan Kamis (28/06/2018) bukan membongkar rumah namun baru membersihkan pepohonan. Aksi penolakan memang masih ada dengan cara seperti menghadang alat berat serta menangis. Namun karena PT AP agaknya memang segera hsrus melaksanakan pekerjaan maka pengosongan dilanjutkan.

Baca Juga :  Tenang, Jatah Raskin Oktober Turun

Pembersihan lahan dilakukan dengan merobohkan pepohonan serta membersihkan tanaman pertanian yang masih tersisa di wilayah Pedukuhan Sidorejo dan Bapangan, Desa Glagah. Belasan backhoe dan buldozer dikerahkan untuk melakukan pembersihan itu dengan pengamanan ketat dari kepolisian, TNI serta Satpol PP.

Pepohonan serta tanaman pertanian berupa cabai dan semangka itu merupakan milik warga penolak yang masih bertahan di dalam wilayah Izin Penetapan Lokasi (IPL) NYIA. Sebagian warga bersikeras menolak pembersihan lahan tersebut. Warga yang nekad pasang badan menghalangi alat berat terpaksa dibopong oleh polisi.

Kapolres Kulonprogo, AKBP Anggara Nasution mengatakan, pengamanan lanjutan pekerjaan proyek NYIA tersebut melibatkan 500 personil gabungan dari Polres, Kodim, Satradar, Pol PP, dan Pemda. Pelaksanaan kegiatan direncanakan sampai 3 Juli namun juga akan melihat perkembangan situasi di lapangan.

Baca Juga :  Kampung KB Sejahterakan Masyarakat

“Bukan pembersihan lahan, tapi melanjutkan pekerjaan, kan sudah di ground breaking dari tahun kemarin. Beberapa waktu sempat terhenti, puasa dan lebaran, ini dilanjutkan lagi pekerjaannya,” kata Anggara Nasution.

Dandim 0731 Kulonprogo, Letkol Inf Dodit Susanto juga memonitor langsung pengamanan kegiatan PT AP tersebut.(yve)