Semua Desa di Klaten Kekurangan Perangkat

612

KORANBERNAS.ID —  Semua desa di Kabupaten Klaten Jawa Tengah mengalami kekurangan perangkat. Ini terjadi karena banyak perangkat desa pensiun dan meninggal dunia.

Untuk mengisi kekosongan tesebut, pemerintah desa terpaksa menunjuk perangkat lain sebagai pejabat sementara (pjs) sambil menunggu terisinya perangkat baru lewat proses seleksi yang saat ini sedang berlangsung.

Proses pengisian perangkat desa tersebut telah diawali dengan sosialisasi Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) perangkat desa di pendapa Pemkab setempat, Selasa (06/03.2018).

Sosialisasi dihadiri seluruh kepala desa di kabupaten ini yang berjumlah 391 orang.  Kabupaten Klaten terdiri dari 391 desa dan 10 kelurahan tersebar di 26 kecamatan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermades), Jaka Purwanto, mengatakan sosialisasi Perbup SOTK perangkat desa hendaknya ditindaklanjuti oleh pemerintah desa dengan membuat peraturan desa (perdes) dan membentuk TP3D (Tim Pemberhentian dan Pengangkatan Perangkat Desa).

Baca Juga :  Ini Permintaan Warga Soal Perdais Pertanahan

“Unsur TP3D adalah masyarakat dan tidak boleh dari perangkat dan BPD,” kata Jaka Purwanto, Kamis (08/03/2018).

Kepala Desa Sajen Kecamatan Trucuk, Agus Yuliantoro, mengakui di desanya ada 2 perangkat yang kosong yakni Kadus (Kepala Dusun) I dan Kadus II.

Sedangkan di Desa Nganjat Kecamatan Polanharjo ada 3 perangkat desa yang kosong dan diharapkan terisi secepatnya. “Di Nganjat ada tiga yang kosong,” ujar Pandu Jatmoko, Kades Nganjat. (sol)