Semua Pihak di Bantul Sepakat Pemilu Damai

68
Dandim 0729/Bantul Letkol (Inf) Yuswanto dan Kapolres AKBP Sahat Marisi Hasibuan SIK hadir dalam acara Deklarasi Pemilu Damai, Minggu (16/09/2018).(Sari Wijaya/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID–Demi menjaga dan mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif dalam menghadapi Pilpres dan Pileg 2019, maka berbagai elemen masyarakat di Bantul melakukan deklarasi Pemilu Damai di depan Pasar Bantul bersamaan dengan acara Car Free Day (CFD), Minggu (16/09/2018).

Acara tersebut dihadiri oleh unsur TNI termasuk Dandim 0729/Bantul Letkol (Inf) Yuswanto, unsur kepolisian dipimpin Kapolres AKBP Sahat Marisi Hasibuan, Panwaslu, KPU Bantul dan berbagai elemen masyarakat yang ada di Bantul.

Deklarasi dibacakan oleh perwakilan Panwaslu Bantul, Herlina SH. Adapun isi deklarasi itu,

Pertama Bertekad mensukseskan pemilu 2019 yang aman, sejuk, dan damai di Yogyakarta sebagai ikhtiar membangun bangsa Indonesia menjadi lebih sejahtera, adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam bingkai NKRI.

Baca Juga :  NU Gunungkidul Kutuk Aksi Teror Bom

Kedua,  Mendorong masyarakat untuk menggunakan hak pilih guna memilih

pasangan calon presiden dan wakil presiden, calon anggota DPR RI, DPRD dan DPD yang amanah sesuai hati nurani.

Ketiga, mendukung pemerintah dan penyelenggaraan pemilu untuk mewujudkan pemilu tahun 2019 yang Langsung, Umum, Bebas, Jujur, Adil (Luber Jurdil) serta berintegritas sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Keempat, berkomitmen menolak penggunaan tempat ibadah dan sarana pendidikan sebagai tempat kampanye.

Dan kelima, menolak bentuk politik uang (money politic) dan kampanye hitam.

Ketua KPU Bantul, M Johan Komara secara terpisah mengatakan tahapan kampanye pemilu 2019 akan dimulai tanggal 23 september 2018 atau 3 hari setelah penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) pada 20 September.

“Kampanye pemilu 2019 dibagi menjadi 2 tahapan. Pertama pelaksanaan kampanye melalui pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka, pemasangan alat peraga kampanye (APK) maupun penyebaran bahan kampanye kepada umum dilaksanakan 23 september 2018 – 13 April 2019.,”katanya.

Baca Juga :  Suara Nyaring Cegah Merebaknya Politik Kebencian

Kemudian untuk pelaksanaan kampanye melalui rapat umum dan iklan media massa cetak dan elektronik akan dilakukan mulai 24 maret 2019 – 13 april 2019.

Kesuksesan Penyelenggaraan pemilu, kata Johan menjadi tanggung jawab bersama. Tidak hanya penyelenggara pemilu tapi juga pemerintah, aparat keamanan dan seluruh elemen masyarakat.

“Untuk itu kami mengapresiasi kegiatan deklarasi kampanye damai. Karena ini adalah bentuk  komitmen bersama berbagai elemen masyarakat di Bantul untuk menciptakan pemilu 2019 yang kondusif. Meski pilihan berbeda namun tetap aman damai dan sejuk, ini patut diapresiasi,” katanya. (SM)