Semua Rumah Terdampak NYIA Selesai Dikosongkan

242
Manager Project Pembangunan NYIA Sujiastono dan Kapolres, Kulonprogo AKBP Irfan Rifai menyampaikan paparan, Rabu (04/10/2017) di Wates. (sri widodo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — PT Angkasa Pura memastikan pengosongan rumah wilayah terdampak bandara selesai dilakukan Oktober 2017. Sesuai kebijakan Proyek Pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) Kulonprogo, pengosongan akan tuntas pada awal November mendatang, termasuk pemindahan makam.

Manager Project Pembangunan NYIA Sujiastono, Rabu (04/10/2017) di Wates mengungkapkan sikap dan langkah tersebut merupakan salah satu agenda mempercepat pembangunan bandara NYIA. Ditegaskannya, saat ini landclearing atau pengosongan lahan dilakukan mulai dengan perataan tanah sesuai elevasi yang ditentukan.

“Oleh karena itu kami mohon agar warga relokasi, warga yang sudah selesai konsinyasi segera mengosongkan rumahnya. Kami harus melaksanakan percepatan pembangunan bandara ini” ujar Sujiastono.

Dikatakan, saat ini terdata ada 248 bidang dikonsinyasi. Penggantian uang sebanyak 182 bidang diantaranya dititipkan di PN Wates. Sementara 66 bidang dalam proses persidangan. Diakui masih ada sisa yang belum diproses dan masih dalam rangka pemberkasan di Kanwil BPN DIY.

“Prinsipnya, kami mohon warga yang setuju segera ajukan permohonaan ke BPN DIY. Bagi yang selesai sidang konsinyasi agar segera ambil uangnya, dan mengosongkan lahannya. Bagi yang sudah dikonsinyasi namun belum ambil uangnya akan tetap dilakukan pengosongan,” ujarnya

Sujiastono menjelaskan, khusus untuk makam diharapkan ahli waris segera memindahkannya ke tempat lain. Bila sampai batas waktu tertentu belum dipindahkan, maka terpaksa proyek akan memindahkannya dengan cara sendiri.

Sementara Kapolres Kulonprogo AKBP Irfan Rifai menyatakan, atas instruksi Kapolda dirinya harus mengawal semua tahapan pembangunan bandara.

“Prinsipnya kami harus mengawal percepatan pembangunan bandara. Karena proyek ini merupakan lkeboijakan nasional. Upaya persuasip tentu kami lakukan dalam pengosongan lahan. Namun bila sudah pada waktu deadline dari PT Angkasa Pura, kami akan ikuti sikap tegas PT Angkasa Pura,” papar Kapolres.(yve)