Seperti ini Cara Operator SPBU Peringati Hari Pahlawan

415
Mengenakan pakaian ala pahlawan, operator SPBU menuang BBM ke tangki sepeda motor konsumen. (sri widodo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Bertepatan Hari Pahlawan 10 November, Jumat (10/11/2017), operator SPBU di Wates mengenakan pakaian kostum seakan-akan pahlawan kemerdekaan zaman dulu.

Baju lengan panjang warna khas yang berpadu peci itu menarik siapa pun yang mengisi BBM (Bahan Bakar Minyak) di sana.

M Fatkhur, salah seorang konsumen tatkala melihat operator SPBU menggunakan pakaian ala seorang pejuang kemerdekaan, itu sesuatu yang bagus. Selain unik, secara tidak langsung cara ini mengajak banyak orang untuk mengenang perjuangan para pahlawan.

Ruswiningsih, konsumen lainnya, mengatakan dari para operator yang berpakaian unik  itu dia bisa menjelaskan ke anaknya sedikit pengetahuan mengenai jasa para pahlawan kemerdekaan. “Kebetulan tadi baru jemput anak, ini positif menurut saya,” ujarnya.

Baca Juga :  Jogja Bay Gelar Acara Berbagi

Kepala Unit SPBU Wates, Sulistiyo Nur Abadi, menyatakan para operator SPBU berpakaian dengan tema tertentu, sudah sering dilakukan pada momen-momen tertentu pula. Misalnya hari kemerdekaan atau hari pahlawan.

“Ini imbauan dari Pertamina agar mengenakan kostum perjuangan, saat peringatan hari pahlawan untuk meneladani jasa-jasanya,” terangnya.

Pakaian zaman dulu ala pahlawan kemerdekaan yang dikenakan operator SPBU ini menarik perhatian pembeli. (sri widodo/koranbernas.id)

Wuryanto, seorang operator SPBU mengaku senang memperoleh kesempatan bekerja sambil mengenakan pakaian zaman dahulu.

Dengan pakaian itu, ia bisa mengingat perjuangan para pahlawan kemerdekaan Indonesia. Kendati pakaian yang ia kenakan telihat berbahan cukup tebal, ia tetap mengaku nyaman.

Menurutnya, di era saat ini seorang pahlawan bukan lagi yang harus berperang melawan penjajah dengan tembak-tembakan.

Melainkan, orang yang bisa merawat dan meneruskan berjuang di masa kemerdekaan, dengan berbuat baik terhadap sesama tanpa mengharap imbalan.

Baca Juga :  Komunitas Juang Bagikan Takjil

Dia mengaku juga  memiliki pahlawan yang berarti bagi hidupnya. “Ayah dan ibu saya, pahlawanku,” ucapnya.

Operator yang lain, Yulianto, mengatakan pakaian ala pahlawan ini menjadi cara bagi dirinya untuk belajar menambah jiwa patriotisme. (sol)