Seperti Ini Nasihat Wakil Bupati untuk Guru

229
Rini Handayani menyerahkan buku kepada Wakil Bupati Sleman Dra Hj Sri Muslimatun MKes pada acara sosialisasi penerapan disiplin positif bagi tenaga pendidik. (bid jalasutra/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID – Wakil Bupati Sleman Dra Hj Sri Muslimatun Mkes menasihati para guru agar terus menjaga disiplin. Dengan begitu, mereka semakin andal  membangun generasi muda yang berkepribadian cerdas, positif dan tangguh.

“Hal tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman sebagai Kabupaten Layak Anak. Pemenuhan hak-hak anak harus didukung oleh berbagai unsur termasuk para tenaga pendidik,” ujarnya, Selasa (07/11/2017) di Rich Hotel Jalan Magelang, saat menghadiri sosialisasi penerapan disiplin positif bagi tenaga pendidik.

Menurut dia, setiap anak sejak dalam kandungan hingga mencapai 18 tahun memiliki hak-hak dasar yang melekat,  harus dihormati, dilindungi serta dipenuhi.

“Masa anak-anak hanya terjadi satu kali, jika keliru menanamkan nilai-nilai positif akan mempengaruhi perilaku dan sudut pandangnya seumur hidup,” kata dia.

Baca Juga :  Santri Diajak Ikut Perangi Penyakit TBC

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Pengendalian Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, dr Mafilindati Nuraini Mkes, menyampaikan  untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak  telah diinisiasi 50 sekolah.

Sosialisasi kali ini dihadiri narasumber Hendry/Kimura dari Yayasan Nusantara Sejati. Peserta sejumlah 60 orang merupakan pendidik SMP yang sekolahnya telah diinisiasi  menjadi Sekolah Ramah Anak.

Asisten Deputi Perlindungan Anak dan Kekerasan dan Eskploitasi  Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI,  Rini Handayani SE MM,   menyampaikan sepertiga anak waktunya berada di sekolah.

“Sering terjadi maksud guru memberi hukuman disiplin,  tetapi  pelaksanaannya menjadi lain dan malah yang kena gurunya sendiri. Karena pada prinsipnya tidak ada guru yang akan mencelakakan muridnya,” tandasnya. (sol)

Baca Juga :  Sleman Gelar Jambore Literasi