Sesuai Zaman Now, PKPI DIY Targetkan Tembus 5 Persen

201
Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) DIY, Faried Jayen Soepardjan, pada acara rapat konsolidasi internal PKPI DIY di Sahid Jaya Hotel, Jalan Babarsari, Sleman, Minggu (14/01/2018). (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) menargetkan perolehan suara nasional 4,9 persen pada Pemilu 2019. Namun untuk kepengurusan Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) PKPI DIY optimistis dapat meraup perolehan suara hingga menembus 5 persen.

Demikian mengemuka dalam rapat konsolidasi antara DPP PKPI bersama kepengurusan PKPI se-DIY bertempat di Sahid Jaya Hotel Jalan Babarsari Sleman, Minggu (14/01/2018).

“Momentum saat ini sebagai bangkitnya PKPI. Di DIY kita optimistis meraih suara lebih dari 5 persen,” terang Faried Jayen Soepardjan, Ketua DPP PKPI DIY saat menyampaikan sambutan di hadapan peserta para pengurus dan kader PKPI se-DIY.

Dia mengungkapkan, Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PKPI Hendropriyono telah menyampaikan target perolehan suara nasional pada Pemilu 2019 sebesar 4,9 persen dari sebelumnya hasil pemilu 2014 yang hanya mencapai 0,49 persen.

Tapi khusus di DIY pihaknya optimistis akan melebihi target nasional. Pria yang belum lama ini mendapat reward sebagai tokoh muda Pancasila Milenial tersebut melihat PKPI memiliki kekuatan tersendiri untuk berkembang dan diterima oleh masyarakat luas.

Baca Juga :  ASN Mendapat Peringatan dari Bawaslu

Dia mengaku tertarik dengan PKPI karena memiliki platform menjaga keutuhan NKRI serta Pancasila. Selain itu partai berlambang burung garuda, padi dan kapas itu dinilainya sebagai partai yang sesuai dengan kebutuhan zaman.

“Berbeda dengan partai lain, PKPI adalah partai zaman now (sekarang) yang komitmen memperjuangkan keutuhan NKRI dan Pancasila. Ada kesamaan platform dengan ormas-ormas yang saya geluti, itulah yang membuat saya tertarik di PKPI,” terang Ketua MPW Pemuda Pancasila DIY itu.

Sosok yang kini juga memimpin GM FKPPI DIY itu mengutarakan target perolehan suara lebih dari 5 persen salah satunya mendasarkan hitung-hitungan jaringan ormas ataupun relasi di DIY yang selama ini telah ia bangun.

“Saya tidak bicara bagaimana strategi partai meraih target tersebut namun saya lebih melihat teman-teman saya sendiri, teman teman Faried Jayen,” katanya.

Konsolidasi

Ketertarikan Jayen masuk PKPI selain adanya kesamaan platform dengan ormas-ormas yang dipimpinnya juga karena menilai pentingnya perjuangan melalui sistem.

Baca Juga :  Empat Jamaah Haji Meninggal Sebelum Berangkat

“Aspirasi yang selama ini kita teriakkan di luar gedung (unjuk rasa) ke depannya kita ingin teriak-teriak kita di dalam gedung (menjadi anggota parlemen),” paparnya.

Jayen mengatakan konsolidasi pengurus kali ini merupakan pertama kali sejak dirinya terpilih untuk memimpin DPP PKPI DIY. Menurut dia, konsolidasi di tingkat internal sangat penting untuk mencapai kesepahaman visi dan misi partai yang mengusung slogan Nasionalis, Agamis, Ekonomi, Bisnis (NASAEB).

“Kami harus melakukan konsolidasi agar pengurus di tingkat DPP, kota/kabupaten hingga ke kecamatan memiliki kesepahaman bahwa PKPI ini ingin bergerak, maju dan menang,” katanya.

Disinggung mengenai keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait verifikasi ulang partai peserta pemilu 2014, Jayen meyakini partai yang sudah berusia 19 tahun itu mampu lolos secara faktual seperti yang disyaratkan.

“Hukum di Indonesia tidak berlaku surut karena saat ini kami sudah dan sedang dilakukan verifikasi secara faktual. Namun kalaupun itu (verifikasi ulang) terjadi kami sudah siap dan yakin lolos,” tandasnya. (sol)