Epson Aniversary 17th Photo Contest 2017 di Solo, Jateng. (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Setelah Keraton Yogyakarta, Masjid Mataram Kotagede serta kawasan Mangunan Bantul dipilih sebagai spot Epson Aniversary 17th Photo Contest 2017, Epson Indonesia kembali membidik daerah lain. Kali ini Solo dipilih karena memiliki kultur yang bisa jadi spot menarik.

Epson Indonesia melakukan pembukaan di spot terakhir lomba foto Epson Aniversary 17th Photo Contes, di Kraton Solo. Solo dianggap memiliki kultur budaya yang tinggi, sehingga cocok dijadikan spot lomba foto.

“Kami ikut berperan memperhatikan dan melestarikan budaya,” ujar Country Manager Epson Indonesia, Shimizu Tomita, Minggu (22/10/2017).

Menurut Tomita, kebudayaan Indonesia, termasuk Keraton Solo begitu dikenal di masyarakat Jepang. Sehingga lomba foto yang digelar Epson Indonesia mampu mempromosikan budaya Indonesia.

Baca Juga :  Hasto Dukung Realisasi Pelabuhan

“Keraton sangat dikenal di Jepang, karena masih mempertahankan budaya aslinya,” kata Shimizu Tomita.

Sementara itu, fotografer asal Solo, Syarif menyampaikan apresiasinya terhadap lomba foto yang digelar oleh Epson. Dia juga berharap kegiatan ini dilakukan secara rutin, sehingga dapat menyaring fotografer muda untuk mengasah diri.

Katanya, juri yang berkompeten jadi nilai tambah. Lomba sangat obyektif dan mampu melahirkan juara dengan karya terbaik. Dengan demikian akan menghasilkan fotografer yang bisa melestarikan budaya dengan karyanya. (*/yve)