Setiap Prajurit dan PNS harus Mewaspadai Kebangkitan Komunis

86
UPACARA 17-AN -- Prajurit TNI dan PNS di lingkungan Korem 071 Wijayakusuma, Purwokerto, sedang mengikuti upacara rutin 17-an. (Foto: Penrem 071-Wk/Koran Bernas).

KORANBERNAS.ID — Setiap prajurit dan PNS di seluruh jajaran Kodam IV/Diponegoro harus selalu waspada dan memegang teguh komitmen untuk melawan bangkitnya kembali ideologi komunis di Indonesia sampai kapan pun. Setiap anggota Kodam IV/Diponegoro tidak boleh lengah sedikit pun. Oleh karena itu, seluruh jajaran Kodam IV/Diponegoro harus meningkatkan kepekaan, sehingga mampu mendeteksi bangkitnya kembali ideologi komunis.

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos., M.Si., menyampaikan hal itu melalui sambutan tertulis yang dibacakan Danrem 071 Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Tr (Han), dalam upacara bendera 17 September 2018 di halaman Makorem 071/Wk, Purwokerto.

Dikatakan Pangdam IV/Diponegoro, memasuki pertengahan bulan September, dirinya mengajak segenap prajurit dan PNS jajaran Kodam IV/Diponegoro untuk mengingat kembali adanya peristiwa penting yakni terjadinya tragedi nasional pemberontakan G30S/PKI tahun 1965 yang bertujuan mengganti dasar negara Pancasila dengan dasar negara komunis.

Baca Juga :  Kasihan Petani, Harga Bawang Merah Merosot

“Peristiwa berdarah yang mengakibatkan gugurnya putra-putra terbaik bangsa ini, hendaknya menggugah kesadaran kita untuk tetap mewaspadai upaya kelompok tertentu, yang ingin menghidupkan kembali faham komunisme di negara Indonesia,” paparnya.

“Belajar dari fakta tersebut, kita bertekad untuk tidak pernah lagi mengalami tragedi yang sama pada masa depan,” ujarnya.

“Sikap TNI dalam menghadapi komunis adalah tegas, yaitu menempatkan faham komunis sebagai ancaman potensial dan merupakan bahaya laten yang harus diwaspadai setiap saat,” tegas Pangdam.

Upacara bendera 17-an bukan September 2018 Makorem 071/Wk diikuti segenap prajurit dan PNS baik Makorem 071/Wk maupun Balak Aju Kodam IV/Diponegoro jajaran Korem 071/Wk.

Pada kesempatan yang sama, Pangdam IV/Diponegoro dalam amanatnya menyampaikan, pada bulan Agustus yang lalu Kodam IV/Diponegoro kembali meraih prestasi yang sangat membanggakan pada pelaksanaan lomba Karya Jurnalistik TMMD Reguler ke-102 TA.2018. Dengan meraih tiga gelar yaitu kategori Dansatgas sebagai Juara I Kodim 0714/Salatiga dan Juara II Kodim 0704/Banjarnegara, sedangkan untuk kategori Wartawan Media Elektronik Juara I diraih Widodo Setiawan dari Net Tv Magelang yang mampu mempublikasikan kegiatan, hasil dan hal-hal positif terkait dengan penyelenggaraan TMMD Reguler ke-102 TA.2018 kepada publik.

Baca Juga :  Wartawan Banyumas Jadi Korban Kekerasan

“Hal tersebut, sebagai bukti kuatnya jalinan kemitraan yang baik dengan kawan media/wartawan,” jelasnya.

“Selamat dan apresiasi yang tinggi atas prestasi yang telah diraih, semoga prestasi tersebut mampu kita pertahankan bahkan kita tingkatkan pada pelaksanaan TMMD yang akan datang,” tuturnya.

“Keberhasilan tersebut, hendaknya dapat memotivasi dan menginspirasi prajurit dan PNS lainnya untuk berkarya dan berbuat yang terbaik, unggul dalam berkarya dalam karya serta selalu menorehkan prestasi juara demi nama baik Kodam IV/Diponegoro,” pinta Pangdam IV/Diponegoro. (*/Penrem 071-Wk)