Setiap Rumah Sakit Punya Masalah Sendiri

162
Dr dr Darwinto SpA Onk berbincang akrab dengan seorang Satpam penerima kacamata gratis. (arie giyarto/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Dr dr Darwinto SpB Onk memang belum lama memangku jabatan Direktur Utama (Dirut) RSUP Dr Sardjito Yogyakarta. Pada November 2017 dia menggantikan dr Mochammad Syafak Hanung SpA MPH.

Sebelum pindah ke Yogyakarta, Darwinto semula Dirut RSUP Dr Karyadi Semarang, sama-sama rumah sakit besar di ibukota provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Selain itu, juga sama-sama menjadi rumah sakit rujukan sehingga selalu kebanjiran pasien. Yang pasti, setiap rumah sakit punya masalah khas sendiri-sendiri.

Apa obsesi dan target utamanya? “Saya tidak punya obsesi dan target utama. Lebih penting dari itu adalah bagaimana saya bisa mengabdikan diri secara maksimal untuk kepentingan kesehatan masyarakat luas,” kata pria kelahiran Pati Jawa Tengah 58 tahun lalu itu.

Baca Juga :  Lima Tim Basket Pro Perebutkan Piala Raja

Jabatan, menurut dokter lulusan UGM yang memulai karier dari bawah di sebuah Puskesmas, merupakan amanah yang harus dilaksanakan penuh tanggung jawab.

Apalagi masalah kesehatan saat ini semakin kompleks. Baik internal keilmuan yang terus berkembang, serta petugas kesehatan yang langsung berhubungan dengan masyarakat, pasien, keluarganya maupun masyarakat.

“Masalah penting adalah bagaimana bisa melayani pasien sebaik-baiknya dengan hasil yang maksimal,” ungkapnya saat berbincang dengan koranbernas.id, Sabtu (03/02/2018), di sela-sela skrening mata dan pemberian kacamata gratis di Unit Rawat Jalan RSUP Dr Sardjito dalam rangka HUT ke-36 rumah sakit tersebut.

Darwinto yang lahir dengan weton Rebo Wage ini  berhasil melengkapi keilmuannya sebagai dokter spesialis anak dan spesialis onkologi di Universitas Diponegoro Semarang serta Universitas Indonesia Jakarta.

Baca Juga :  Ada Dia di Rabu Malam yang Romantis

Dia berhasil menapaki jenjang karier dari bawah hingga jabatan yang diembannya kini. Setiap hari, ribuan orang sakit, baik pasien rawat jalan maupun rawat inap, mempercayakan upaya kesembuhannya pada RSUP yang kini dipimpinnya.

Tentu saja ini bukan sesuatu yang ringan. Tetapi dia tidak sendirian. Bersama seluruh jajaran di semua unit secara sinergis berusaha memikul beban tanggung jawab  sesuai bidang tugas masing-masing, sehingga semua bisa berjalan dengan baik dan hasil terbaik. (sol)