Sia-sia, Pencuri Pecah Kaca Tapi Zonk

167
Petugas Reskrim Polres Gunungkidul melakukan olah TKP pada mobil yang kacanya dipecah di depan Kantor Bank Daerah Gunungkidul (BDG) pada Rabu (28/03/2018). (st aryono/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Kasus pencurian dengan modus pecah kaca mobil terjadi di Padukuhan Jeruk, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari tepatnya di depan Kantor Bank Daerah Gunungkidul (BDG) pada Rabu (28/03/2018) siang.

Meski pelaku berhasil membawa kabur tas milik korban, Suwardi warga Umbulharjo, Yogyakarta. Namun dalam aksi yang terhitung nekat ini, pencuri tersebut tidak mendapat hasil. Sebab, di tas korban yang diambil, tidak berisi uang tunai melainkan hanya berisi dokumen-dokumen proyek.

Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa pencurian terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Bermula ketika korban, Suwardi memarkirkan kendaraanya Kijang Innova AB 1313 SA di tepi jalan. Korban yang berprofesi sebagai kontraktor ini menuju kantor BDG meninggalkan mobil yang telah dalam posisi terkunci.

Baca Juga :  Inilah Obyek Wisata Legendaris di Kebumen

Selang beberapa waktu, Suwardi kembali ke mobilnya kaget setelah melihat kaca bagian kanan tengah mobilnya sudah dalam kondisi pecah. Ketika dicek, sebuah tas milik korban yang semula ditinggal di dalam mobil juga sudah raib.

Atas kejadian tersebut, korban lantas melapor ke Polres Gunungkidul. KBO Reskrim Polres Gunungkidul, Iptu Solechan mengaku masih mengumpulkan sejumlah barang bukti maupun keterangan saksi yang diperkirakan melihat peristiwa tersebut.

Solechan menyebut bahwa pelaku kejahatan pecah kaca ini tergolong cukup nekat mengingat beraksi pada siang bolong di ruas jalan yang cukup sibuk.

“Kita juga memerika sejumlah rekaman CCTV yang terpasang di sekitar lokasi untuk mencari petunjuk,” ujarnya.

Baca Juga :  Sapi Kurban Dikirim ke Permukiman Tengah Hutan

Berdasarkan hasil olah TKP, diduga pelaku telah membuntuti korban sebelumnya. Saat korban masuk ke dalam kantor BDG, pelaku kemudian memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memecah kaca mobil dan mengambil tas yang ditinggal.

“Pelaku diduga menggunakan sepeda motor, kemungkinan ingin mengambil uang namun isi tas tersebut hanya dokumen penting,” pungkasnya. (ryo)