Sikomen Mudahkan Provider Lacak Zonasi Menara

147
Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSI memotong untaian bunga menandai pembukaan PPD 2018 di lapangan Denggung Tridadi Sleman, Kamis (12/07/2018) sore. (istimewa)

KORANBERNAS.ID – Bupati Sleman Drs Sri Purnomo MSI meluncurkan tiga aplikasi baru sekaligus yaitu Simarda (Sistem Informasi Manajemen Kearsipan Daerah), e-retribusi dan Sikomen (Sistem Informasi Rekomendasi Menara).

Tiga aplikasi itu diluncurkan bersamaan dengan agenda tahunan Pemkab Sleman Pameran Potensi Daerah (PPD) 2018. Pameran ini berlangsung sepuluh hari 12-21 Juli 2018 di Kompleks Gedung Serbaguna dan Lapangan Denggung.

Salah satu aplikasi tersebut, Sikomen dapat memudahkan provider melacak zonasi menara. Artinya, juga memudahkan proses penerbitan rekomendasi menara telekomunikasi. Sikomen dapat diakses melalui sikomen.slemankab.go.id.

Dari sini, provider dapat melacak pembagian zonasi menara dan sebaran tipe menara. Dengan adanya sikomen, provider dapat menghemat waktu penerbitan rekomendasi menara.

Provider cukup mengunggah berkas syarat rekomendasi dan akan ditindaklanjuti dengan survei lokasi dan kelengkapan administratif oleh Dinas Kominfo. Setelah pengajuan disetujui, provider mendapat notifikasi untuk mengambil berkas rekomendasi.

Sedangkan Simarda merupakan aplikasi yang dirancang untuk menangani pengelolaan arsip dinamis berbasis web yang digunakan untuk mengelola persuratan dan pemberkasan agar administrasi pengelolaan surat berjalan dengan baik.

Selain mendukung smart regency, Simarda bertujuan mewujudkan tertib arsip perangkat daerah Kabupaten Sleman dalam rangka meningkatkan pelayanan.

Sedangkan e-retribusi adalah sistem pembayaran retribusi melalui bank secara langsung oleh pedagang pasar, baik melalui ATM atau ke teller. e-retribusi untuk meningkatkan akuntabilitas, efisiensi, kecepatan dan ketepatan pengelolaan retribusi.

Pada PPD kali ini tercatat 270 stan diisi oleh berbagai instansi dari BUMD, UMKM binaan Pemkab, UMKM Mandiri, OPD Pemkab Sleman, kecamatan, instansi swasta dan berbagai usaha kuliner.

PPD diawali dengan Sleman IKM Carnival yang diikuti 30 kelompok IKM, asosiasi IKM, drum band Akademi Maritim Yogyakarta serta tim Karnaval UNY.

Sleman IKM Carnival dimulai dengan pelepasan kontingen oleh Wakil Bupati Sleman Dra Hj Sri Muslimatun MKes di Lapangan Sendangadi Mlati dan berakhir di Lapangan Denggung.

PPD 2018 bertujuan untuk mengenalkan dan mempromosikan berbagai potensi daerah dan budaya di 17 kecamatan, produk unggulan UKM dan prestasi yang telah diraih para pelaku usaha dan pemerintah sepanjang tahun 2018.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Dra Tri Endah Yitnani MSi memberikan sejumlah fasilitas pendukung untuk menarik pengunjung. Area PPD 2018 juga dilengkapi dengan Wifi gratis di pojok kuliner.

“Kami berharap pengunjung memanfaatkan fasilitas ini untuk mengakses berbagai sistem informasi Pemkab Sleman sekaligus memviralkan Pameran Potensi Daerah di media sosial,” ujarnya.

Sementara Sri Purnomo berpesan agar UKM Sleman memanfaatkan fasilitas ini untuk mengakses marketplace untuk memperluas pasar.

PPD juga dimeriahkan berbagai acara di antaranya talkshow kesehatan  dan tari cuci tangan dari RSUD Sleman, lomba mewarnai, lomba aglonema, gelar seni budaya, kuliner fair, com fest dan penyerahan doorprize serta grandprize. (sol)