Sejumlah pekerja membongkar ruang kelas SD Negeri Majegan 4 Kecamatan Tulung, Sabtu (19/08/2017). (masal gurusinga/koranbernas.id)

KORAN BERNAS.ID — Puluhan siswa kelas 4, 5 dan 6 SD Negeri Majegan 3 Kecamatan Tulung Kabupaten Klaten terpaksa mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) di rumah warga. Sebab ruang kelas yang selama ini mereka gunakan dibongkar.

Rehab tiga ruang kelas dan satu ruang guru tersebut merupakan program dana alokasi khusus (DAK) Bidang Pendidikan tahun 2017 di Kabupaten Klaten.

Kepala SD Negeri Majegan 3 Eny Budiarsih, Sabtu (19/08/2017) mengatakan tidak hanya KBM yang dipindahkan namun semua barang-barang seperti buku dan penunjang belajar lainnyaa ikut dipindahkan agar tidak rusak.

“Belajar di rumah warga mulai hari Jumat (18/08/2017). Sedangkan siswa kelas 1, 2 dan 3 tetap diruang masing-masing. Ruang kelas 4,5 dan 6 memang sudah rusak dan selama ini guru serta murid takut di dalam ruangan,” kata Eny Budiarsih.

Baca Juga :  Di Kebumen, Bayar Pajak Kendaraan Wajib Sumbang PMI

Dengan adanya program DAK itu, Eny sangat berterimakasih. Rehab tiga ruang kelas dan satu ruang guru semua guru dan murid akan membuat siswa dan guru merasa nyaman mengikuti KBM.

Bantuan DAK Pendidikan di SD Negeri Majegan 3 senilai Rp 259,8 juta untuk rehab empat ruangan terdiri dari tiga ruang kelas dan satu ruang guru. SD Negeri Majegan 3 dengan tingkat ketusakan 48 persen merupakan satu-satunya SD di Kecamatan Tulung yang menerima bantuan DAK Pendidikan tahun ini.

Pada tahun pelajaran 2017/2018 jumlah siswa SD Negeri Majegan 3 hanya 66 siswa atau menurun dibanding tahun lalu yang mencapai 70 siswa. Meski kondisinya berada di tengah kampung namun prestasi akademik siswa justru membanggakan.

Baca Juga :  Begini Curhat Kepala Desa di Hadapan Menteri

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten Drs Pantoro mengapresiasi langkah SD Majegan 3 Tulung yang melaksanakan KBM siswa kelas 4, 5 dan 6 di rumah karena ruang kelas di rehab

“Jangan sampai kegiatan belajar mengajar terganggu. Ruang kelas di rehab, kbm tetap jalan terus. Apakah gantian dengan siswa kelas 1. 2 dan 3 atau dimana,” ujarnya

Sementara itu Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) DAK Pendidikan 2017 Kabupaten Klaten, Joko Harjono mengatakan DAK Pendidikan tahun ini menyasar di 45 SD tersebar di 21 kecamatan. Total ruang yang di rehab 142 ruang yang pelaksanaannya secara swakelola oleh pihak sekolah. (Masal Gurusinga/yve)